Timika, fajarpapua.com – Maraknya aksi begal di sejumlah lokasi di Kota Timika membuat Polres Mimika bergerak cepat dengan membentuk tim khusus anti begal guna menekan tindak kejahatan jalanan yang semakin meresahkan masyarakat.
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman kepada wartawan, Jumat (5/6) mengatakan, tim anti begal tersebut sebenarnya sudah mulai bekerja sejak beberapa waktu lalu.
Saat ini pihak kepolisian terus melakukan evaluasi terhadap efektivitas tim dalam menangani kasus-kasus begal yang terjadi di wilayah hukum Polres Mimika.
“Tim ini sudah turun, tapi jika masih terjadi tindak pidana begal kita akan terus evaluasi sejauh mana tim ini efektif. Tim ini khusus untuk kejahatan begal, memang belum kita rilis tetapi tim ini sudah bekerja,” kata Kapolres.
Menurutnya, kasus begal kini menjadi salah satu perhatian serius jajaran kepolisian, termasuk instruksi langsung dari Polda Papua Tengah kepada seluruh Polres untuk memberantas aksi kejahatan tersebut.
Kapolres menegaskan, Polres Mimika akan terus berupaya maksimal mengungkap para pelaku begal dan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kasus begal merupakan salah satu atensi kami. Bahkan Polda Papua Tengah sudah menginstruksikan kepada jajaran untuk membasmi begal. Tentunya kami butuh dukungan dan informasi dari masyarakat karena itu sangat berharga bagi kami,” ungkapnya.
Polres Mimika juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat melintas pada malam hari di lokasi yang minim penerangan dan sepi aktivitas.
Warga diminta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dengan dibentuknya tim anti begal tersebut, diharapkan angka kejahatan jalanan di Timika dapat ditekan sehingga masyarakat bisa kembali merasa aman dalam beraktivitas sehari-hari. (ron)


