Timika, fajarpapua.com – Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengambil langkah nyata dalam upaya menekan angka stunting melalui peluncuran program kesejahteraan dan kesehatan keluarga “Bangkit Papua Tengah”, Selasa (21/7).
Melalui program ini, ribuan balita akan menerima bantuan tunai langsung sebesar Rp 250.000 per bulan untuk mendukung pemenuhan gizi dan nutrisi sejak usia dini.
Pada tahap awal, bantuan diberikan kepada 1.000 balita yang tersebar di empat kabupaten prioritas di Papua Tengah.
Program ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk memastikan anak-anak memperoleh asupan gizi, protein, dan nutrisi yang cukup selama masa pertumbuhan emas mereka.
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mengatakan pemenuhan gizi sejak dini merupakan investasi penting dalam membangun generasi Papua Tengah yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Menurutnya, anak-anak yang mendapatkan asupan nutrisi yang baik sejak usia 0 hingga 4 tahun akan memiliki ketahanan fisik yang lebih baik, perkembangan otak yang optimal, serta peluang lebih besar untuk tumbuh menjadi sumber daya manusia yang unggul.
"Program ini bukan sekadar bantuan tunai, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan Papua Tengah. Kami ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat dan terbebas dari stunting," ujar Meki Nawipa.
Ia menegaskan, program Bangkit Papua Tengah akan terus diperluas. Setelah tahap awal menyasar empat kabupaten, pemerintah provinsi berkomitmen memperluas cakupan penerima manfaat ke seluruh kabupaten di Papua Tengah mulai tahun depan.
Melalui kebijakan ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap angka stunting dapat ditekan secara signifikan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.
Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun generasi emas Papua Tengah yang sehat, produktif, dan mampu bersaing di masa depan.
Dengan dukungan gizi yang memadai sejak usia dini, diharapkan anak-anak Papua Tengah dapat tumbuh optimal sehingga menjadi fondasi kuat bagi pembangunan daerah di masa mendatang. (mas)















