Timika, fajarpapua.com – Tiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya akan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf, mengatakan satu jenazah atas nama WB telah diberangkatkan menuju kampung halamannya di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
“Dari Wamena transit di Jayapura, Sentani, lalu malam ini berangkat ke Makassar. Selanjutnya dari Makassar ke Jakarta dulu. Tengah malam nanti pukul 02.00 dini hari akan diberangkatkan ke Kupang, ke Bandara El Tari, dan direncanakan besok pagi sekitar pukul 07.00 waktu setempat akan tiba di bandara,” jelas Yusuf.
Sementara itu, dua jenazah lainnya masih berada di Jayawijaya dan direncanakan segera diberangkatkan menuju kampung halaman masing-masing. Satu jenazah akan dipulangkan ke Maumere, Nusa Tenggara Timur, sedangkan satu lainnya ke Toraja, Sulawesi Selatan.
Terkait situasi keamanan pascapenembakan, Yusuf mengimbau masyarakat, khususnya di Kabupaten Jayawijaya, untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.
“Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang. Karena Operasi Kepolisian Damai Cartenz kita telah menambah pasukan yang ada di Kabupaten Jayawijaya. Sudah kita dorong tadi dari Timika dan bergeser kurang lebih ada 50 personel,” ungkapnya.
Penambahan personel tersebut dilakukan untuk mendukung upaya kepolisian mengungkap kasus sekaligus mengejar pihak yang diduga sebagai pelaku penembakan.
Polisi juga meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan maupun identitas terduga pelaku agar segera menyampaikannya kepada aparat kepolisian.
“Manakala ada masyarakat yang punya informasi terkait dengan hal tersebut, bisa disampaikan ke aparat Kepolisian dan kita jamin kerahasiaan dari pemberi informasi ini, agar kasus ini dapat segera kita ungkap dan kita tangkap para pelaku,” pungkasnya.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Irjen Pol Dr. Faizal Ramadhani mengatakan, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Jayawijaya terus mendalami kasus tersebut berdasarkan hasil olah TKP, keterangan saksi, dan barang bukti yang ditemukan.
“Penyelidikan dan penyidikan terus kami lakukan untuk mengungkap perkara ini secara terang dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Faizal.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Adarma Sinaga mengimbau masyarakat di Kabupaten Jayawijaya untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta menyampaikan kepada kepolisian apabila memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus ini,” ujar Adarma. (ron)














