Lewati ke konten utama

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya

Redaksi Fajar PapuaPenulis
07.54 WIT2 menit baca37 dibaca
Polisi saat melakukan olah TKP.
Polisi saat melakukan olah TKP.Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026 mengungkap perkembangan penyelidikan kasus penembakan terhadap tiga warga sipil yang merupakan ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang terjadi pada Rabu (9/9/2026).

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo, Kamis (10/9), mengatakan petugas menemukan sejumlah barang bukti dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Dari hasil olah TKP kita dapati barang bukti yang ada di TKP. Kita temukan tiga selongsong, di antaranya dua berukuran 5,56 milimeter, ini amunisi dari senjata api laras panjang. Lalu satu selongsong kaliber 9 milimeter, ini adalah amunisi dari senjata api laras pendek,” ujar Yusuf.

Selain selongsong peluru, petugas juga menemukan jejak darah di lokasi kejadian. Seluruh temuan tersebut kini menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa penembakan.

Dalam perkembangan penyelidikan, polisi telah memeriksa saksi korban yang selamat. Dari keterangan saksi, penyidik telah mengantongi ciri-ciri terduga pelaku.

“Dari hasil pendalaman kita, sudah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi korban yang selamat dan diambil keterangan di Polres Jayawijaya. Kita sudah mendapatkan ciri-ciri pelaku dan kita sudah kantongi ciri-cirinya. Tim sudah melakukan pengejaran,” katanya.

Berdasarkan keterangan awal saksi, kelompok yang diduga melakukan penembakan berjumlah sekitar delapan orang. Mereka disebut membawa dua pucuk senjata api laras panjang.

Sementara terkait senjata api laras pendek, saksi belum dapat memastikan keberadaannya. Polisi masih mendalami temuan satu selongsong kaliber 9 milimeter di TKP.

“Tentunya kita kejar, insyaallah kita dapat, karena identitas pelaku sudah kita kantongi,” ujarnya.

Yusuf menegaskan, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026 terus melakukan pengejaran terhadap pihak yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut. Ia menyebut kelompok tersebut sebagai kelompok kriminal bersenjata.(ron)