Benarkah PLTG Pomako Dijual, Harga Berapa?

by -
PLTG Pomako dan pengumuman tanah dijual

Timika, fajarpapua.com

Ada yang menarik ketika anda melewati jalur jalan Pomako. Di kompleks PLTG terdapat spanduk berlatar merah berisi pengumuman jika lahan tersebut dijual.

Pada Sabtu akhir pekan lalu, wartawan Fajar Papua sempat terkecoh dengan tulisan tersebut.
Sebab spanduk diletakkan tepat di pagar PLTG.

Manager Bagian Pembangkitan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan, Hariyanto, ketika dikonfirmasi Fajar Papua, Kamis, mengatakan spanduk tersebut milik Sumitro.

“Itu spanduk pak Mitro, tanah itu memang dulu kita kontrak untuk menyimpan peralatan saat pembangunan PLTG tapi sekarang sudah tidak, mungkin pemiliknya mau jual,” ungkap Haryanto.

Dikatakan, PLTG Pomako dikerjakan PT Pembangunan dibawah PT Indonesia Power yang menjadi anak perusahaan PLN.

Saat ini pusat pembangkit listrik tenaga gas tersebut sudah beroperasi.

Adapun kekuatan daya PLTG Pomako 9,8 MW atau kurang 200 menjadi 10 MW. Sedangkan daya di PLN Timika 32 MW. Jadi total daya keseluruhan PLN Timika 42 MW dianggap mampu memberi jaminan selama satu tahun kedepan wilayah Timika bebas pemadaman (terkecuali force majore). Sebab daya puncak beban pakai warga Timika 28 MW.

“Memang PLTG pakai tenaga gas tapi karena suplay gas belum ada jadi kami masih pakai solar. Kedepan pasti beralih ke gas karena lebih efisien dan ramah lingkungan. Namanya gas bukan pakai bahan fosil, sehingga masanya lebih kering. Polusinya rendah jadi lebih bersih,” ungkapnya.(ana)