Target ‘Mangsa’ Motor Curian, Tim Macan Amungsa Jaring Puluhan Kendaraan

by -
Razia
Kendaraan bermotor yang diamankan Tim Mangsa Polres Mimika.

Timika, fajarpapua.com-Tim Macan Amungsa (Mangsa) Satuan Reserse dan Kriminal Polres Mimika, Papua mengamankan puluhan sepeda motor tanpa kelengkapan dokumen administrasi kendaraan saat patroli malam di beberapa titik rawan kamtibmas di Kota Timika.

Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Hermanto di Timika, Senin, mengatakan puluhan kendaraan yang kini diamankan di kantor pelayanan Polres Mimika itu rata-rata tidak memiliki dokumen surat yang lengkap seperti BPKP, STNK dan pengemudinya tidak memiliki SIM.

“Razia yang kami lakukan setiap malam pada jam-jam kecil dengan sasaran di titik-titik rawan untuk mengantisipasi kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini marak terjadi di Kota Timika. Rata-rata kendaraan yang kami amankan memang tidak punya surat-surat lengkap, pengemudinya juga tidak punya SIM,” jelas Hermanto.

Menurut dia, kasus curanmor di Timika sudah sering diungkap jajaran Polres Mimika dan banyak pelakunya sudah mendekam dalam penjara.

Meski begitu, kasus-kasus curanmor yang baru tetap saja muncul, terbukti dengan masih adanya laporan pengaduan oleh pemilik kendaraan baik ke kantor pelayanan Polres Mimika maupun Polsek jajaran.

BACA JUGA:  Direktur Timika Mall Dilaporkan ke Polisi Gara-gara Tumpahan Oli Genangi Kompleks Rambutan

“Kami mencurigai ada pemain baru karena kalau pemain lama mereka semua sudah mendekam di sel tahanan, bahkan sebagian sudah menjalani masa pidana di Lapas,” katanya.

Polres Mimika memberikan kesempatan kepada pemilik kendaraan untuk mengambil kembali kendaraannya jika mampu menunjukkan bukti-bukti kepemilikan kendaraan yang diamankan tersebut.

“Kalau STNK asli dan BPKP-nya ada, paling tidak ada foto copy-nya maka pemilik bisa langsung bawa pulang kendaraannya,” jelas Hermanto.

Tim Mangsa dibentuk oleh Satuan Reskrim Polres Mimika guna mencegah dan meminimalisasi kejahatan jalanan seperti curanmor, pencurian dengan kekerasan (curas) yaitu begal, jambret bahkan mengamankan orang mabuk di Kota Timika.

Tim tersebut dilengkapi dengan sembilan kendaraan patroli roda dua, dimana setiap tengah malam hingga subuh terus melakukan patroli keliling Kota Timika dengan sasaran titik-titik yang dianggap rawan kamtibmas.

banner 300250

“Sekarang sudah mulai terlihat orang mabuk sudah berkurang di jalan-jalan pada malam hari. Kalau cuaca tidak hujan, kami biasanya melakukan patroli menggunakan sepeda motor berboncengan, tapi kalau hujan menggunakan mobil,” kata Hermanto.(ant)

INFO IKLAN 0812-3406-8145