Kadinkes Mimika: Minggu Ini Fokus TNI-Polri, Pekan Depan Giliran ASN dan Wartawan

by -
Covid 19 Mimika
Reynold Ubra

Timika, fajarpapua.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika memulai vaksinasi Covid-19 bagi pelayan publik, dan dimulai dari TNI – Polri yang bertugas di Timika.

Kick Off vaksinasi covid-19 tahap kedua dipusatkan di Rumkitban Timika, pada Senin 03 Maret 2021.
Program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Mimika, mulai memasuki tahap dua.

Anggota TNI – Polri menjadi penerima vaksin terbanyak dibanding kelompok lain, dalam vaksinasi tahap 2 yang rencananya akan dilaksanakan selama dua pekan.

Khusus untuk TNI, jumlah yang sudah dilaporkan ke Dinas Kesehatan sebanyak kurang lebih 3000 orang.

Sementara jumlah dosis vaksin yang sudah ada di ruang penyimpanan farmasi Kabupaten Mimika, sebanyak 500 Vial.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Rizal Ubra didampingi Kasdim 1710 Mimika, Mayor Inf Ahmadi Arif membuka pelaksanaan vaksinasi tahap kedua bagi pelayan publik, dan gelombang pertama bagi TNI-Polri, berlangsung di Rumkitban dan diikuti ratusan anggota TNI Angkatan Darat pada umumnya dan Anggota Kodim 1710 Mimika pada khususnya.

Reynold Ubra kepada wartawan menjelaskan, pelaksanaan vaskinasi bagi pelayan publik sudah dimulai, dan dalam minggu ini difokuskan kepada TNI, selanjutnya akan disusul oleh Polri.

Pelaksanaan vaksinasi covid-19 bagi TNI tersebar di beberapa titik, yaitu Rumkitban bagi anggota Kodim 1710 Mimika, selanjutnya dilaksanakan secara mobile.

Diharapkan, dalam minggu ini vaksinasi covid-19 dosis pertama bagi anggota TNI bisa selesai, sehingga bisa masuk pada suntikan dosis kedua.

Ditambahkan Reynold, setelah vaksinasi covid-19 bagi TNI – Polri dosis pertama selesai/ maka akan dilanjutkan bagi ASN, Wartawan, dan pelayan publik lainnya.

Untuk Anggota Polri, pelaksanaan vaksinasi covid-19 dosis pertama akan berlangsung di Mile 32.

Pelayanannya akan dilakukan oleh Klinik Tribata. TNI AD dari Rumkitban, baik itu anggota 754 ENK, Brigif 20. Untuk TNI AU dan TNI AL akan teritegrasi di layanan Puskesmas.

“Kami targettkan dalam seminggu ini untuk anggota TNI Angkatan Daera dosis pertama bisa diselesaikan, supaya selanjutnya kita kan masuk ke dosis kedua. Populasi kali ini ada lebih besar, sehingga kita coba mendata jumlah pelayan publik yang paling banyak itu yang kita dahulukan untuk mengejar dosis pertama. Kemudian setelah itu minggu depan di ASN, rekan-rekan Media akan kami mulai vaksin,” ungkat Reynold.

Sementara itu, terkait jumlah TNI yang sudah terdaftar, Reynold mengatakan berdasarkan laporan yang diterima Dinkes, sebanyak kurang lebih 3.000 orang. Namun hari ini pembukaan pelaksanaan vaksinasi tahap kedua difokuskan di Rumkitban, pelayanannya secara massal.

Tim dari Dinkes ikut memback up pelaksanaan vaksinasi bagi TNI di Rumkitban, selanjutnya tim akan mobile ke Markas 754 ENK/ Mako Brigif 20, karena Markas tidak boleh kosong. Sementara untuk yang bertugas dilapangan seperti Intelijen bisa berkunjung ke pusat pelayanan massal.

Sementara itu Mayor Inf Ahmadi Arif, Kasdim 1710/Mimika selaku yang tertua dalam kegiatan itu menyampaikan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya menyukseskan program vaksinasi Nasional. Anggota TNI AD menjadi sasaran vaksin karena tergolong dalam profesi yang berhubungan dengan pelayanan publik, sehingga vaksinasi ditargetkan pada prajurit Kodim 1710/Mimika selaku petugas penegak disiplin protokol kesehatan.

Ditegaskan Kasdim, Prajurit Kodim 1710/Mimika melaksanakan vaksinasi agar pelaksanaan tugas pokok bisa semakin baik dan meningkatnya kekebalan tubuh/ sehingga bisa lebih baik dalam melayani masyarakat.

Pemberian vaksinasi dilingkup Kodim 1710 Mimika dibagi menjadi 3 gelombang, untuk hari pertama setelah pembukaan, diikuti oleh sekitar 100 orang anggota Kodim 1710 Mimika, sementara sisanya akan melaksanakan vaksinasi pada tanggal 9 dan 10 Maret 2021.(mar)