3 Pelajar Beasiswa YPMAK Timika di Salatiga Meninggal Dunia Usai Pesta Miras Oplosan

by -
Korban yang meninggal dunia akibat menenggak miras oplosan
Korban yang meninggal dunia akibat menenggak miras oplosan

Timika, fajarpapua.com – Tiga pelajar yang mengenyam pendidikan di Salatiga tewas usai menenggak minuman keras, Kamis (11/3). Ketiga korban merupakan mahasiswa beasiswa YPMAK Timika.

Data yang diperoleh fajarpapua.com, Jumat (12/3), ketiga korban berpesta miras bersama tujuh rekan lainnya.

Aser Gobay yang pertamakali menyebarkan informasi mengaku mendapat data dari Binterbusih. “Saya baru saja diinformasi dari Binterbusih, ini kasus kemarin. Saya minta keluarga bisa cek ke sana karena Polres Salatiga lagi butuh alamat para korban,” ujar Aser saat dikonfirmasi fajarpapua.com.

Dikatakan, ketiga korban meninggal akibat over dosis, mereka adalah Rudolf Kelanangame asal Timika, Papua (Peserta program beasiswa YPMAK kerjasama dengan Yayasan Binterbusih Salatiga).

BACA JUGA:  Tim YPMAK ke Kokonao, Sosialisasi Perubahan Lembaga Menjadi Yayasan Pada 6 Kampung di Distrik Mimika Barat

Berikut, Marhono Wakerkwa, asal Timika, Papua (Peserta program beasiswa YPMAK kerjasama dengan Yayasan Binterbusih Salatiga).

Dan terakhir Herman Kogoya, asal Timika, Papua (Peserta program biasiswa YPMAK kerjasama dengan Yayasan Binterbusih Salatiga).

Saat ini pihak Yayasan Binterbusih Salatiga sedang mempersiapkan untuk pemulangan jenasah ke Timika, Papua.

“Yayasan Binterbusih Salatiga berkordinasi dengan pihak kepolisian setempat untuk mengantisipasi hal hal yang mungkin terjadi demi keamanan bersama,” tulis informasi yang diterima fajarpapua.com.(tim)