Mahasiswa Beasiswa YPMAK Diminta Fokus Kuliah, Natkime : Pulang Bawa Prestasi, Bukan Pulang Dalam Peti

by -
Selyanus Natkime
Selyanus Natkime

Timika, fajarpapua.com – Salah satu Tokoh Pemuda Mimika, Selyanus Natkime, merasa sedih dan menyesalkan kematian 3 mahasiswa beasiswa YPMAK di Salatiga, Minggu lalu.

“Dengan hormat saya minta kepada generasi muda Amugme dan Kamoro, terutama mahasiswa yang sedang merantau fokus kuliah. Sehingga pulang bisa membawa prestasi dan membangun daerah ini, pulang dengan nyawa selamat bukan pulang dalam peti,” ujar Natkime saat ditemui fajarpapua.com, Selasa (16/3).

Natkime berpesan, agar generasi penerus Tanah Mimika terutama mereka yang sedang menempuh pendidikan jangan lagi minum Miras apalagi oplosan.

“Saya punya pengalaman, pada Tahun 2017 lalu pernah mengalami hal yang sama. Ada 21 mahasiswa keracunan Miras oplosan sehingga menyebabkan beberapa meninggal dunia,” lanjutnya.

Natkime mengakui, dirinya bersyukur meski menjadi salahsatu korban namun ia masih selamat. “Saya salah satu korban yang selamat, meskipun begitu saya hampir mengalami buta permanen karena Miras oplosan,” ungkapnya saat menceritakan pengalamannya.

Terkait meninggalnya mahasiswa penerima beasiswa YPMAK, Natkime menyampaikan duka cita serta keprihatinannya. Dirinya berharap, peristiwa tersebut tidak terulang lagi baik untuk mereka yang study didalan maupun diluar Papua.

“Kabupaten Mimika masih kekurangan orang-orang hebat, ilmu mahasiswa setelah lulus itulah yang dibutuhkan daerah ini,” katanya.

Natkime menegaskan, peristiwa tersebut harus menjadi pembelajaran bagi mahasiswa yang sedang menjalani study. (rul)