Para Siswa Tak Punya HP Android, Kejar Ketinggalan, SMP YPPK Lecocq D’Armanville Kokonao Aktifkan KBM Tatap Muka

by -
Pjs. Kepala Sekolah, Heny Susenik, SPd
Pjs. Kepala Sekolah, Heny Susenik, SPd

Kokonao, fajarpapua.com – SMP YPPK Lecocq D’Armanville Kokonao dalam dua bulan belakangan ini mulai kembali mengaktifkan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.

Kebijakan ini diambil untuk membantu para siswa mengejar materi-materi pelajaran yang tertinggal selama satu tahun masa pandemi Covid 19.

Pjs. Kepala Sekolah, Heny Susenik, SPd saat ditemui fajarpapua.com di ruang kerjanya, Kamis (15/4) menuturkan selama setahun terakhir siswa yang berjumlah sekitar 210 orang menjalani KBM secara online.

“Dengan 10 orang guru yang ada, KBM tatap muka untuk membantu siswa mengejar materi sudah berjalan dua bulan,” jelasnya.

Sejak saat maraknya Covid-19 lanjutnya, pihak sekolah sudah mencoba dengan pembelajaran guru kunjung dan guru tunggu.

“Dimana para guru mendatangi rumah – rumah siswa, namun karena para guru tidak memiliki transportasi akhirnya diubah ke sistem guru tunggu. Dimana Para guru menunggu di sekolah lalu para siswa datang dan mengambil tugas,” ujarnya.

Tapi hal itu tidak efektif sehingga sekolah memutuskan KBM tatap muka dari Senin sampai Sabtu setiap minggunya. “Tapi sebelumnya setiap mata pelajaran berlangsung 45 menit sekarang kami kurangi jadi 35 menit saja,” tuturnya.

Heny menegaskan, kebijakan itu diambil juga karena Kokonao masuk dalam wilayah zona hijau. “Gejala di Puskesmas juga tidak ada, kami jalankan seperti biasa KBMnya karena internet terbatas dan anak – anak juga tidak punya android,” jelas Heny.

Heny menjelaskan siswa juga bukan hanya di satu wilayah yang bersekolah di YPPK Lecocq D’Armanville Kokonao namun banyak anak dari kampung tetangga hingga dari Potowaiburu.