Positif Rate Covid-19 di Kabupaten Mimika Meningkat 39 Persen, Area Freeport Jadi Sentinel, Inilah Strategi Kadinkes Selanjutnya

by -
Kadinkes Mimika sedang memantau jalannya vaksinasi diarea PT Freeport Indonesia
Kadinkes Mimika sedang memantau jalannya vaksinasi diarea PT Freeport Indonesia

Timika, fajarpapua.com – Angka positif Covid-19 di Kabupaten Mimika saat ini meningkat dari yang biasanya diangka 11 persen, terhitung dari tanggal 1 Juli berdasarkan hasil pemeriksaan tanggal 30 Juni sudah mencapai 39 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra kepada fajarpapua.com, Jumat (2/7) mengatakan terjadi percepatan insiden Covid-19 di Kabupaten Mimika dalam dua minggu terakhir.

Hal ini berdasar pada data yang ada dimana dari minggu ke 18 atau tepatnya di Bulan Mei terhitung rata-rata 7 kasus dan pada minggu ke 26 meningkat menjadi rata-rata 37 kasus.

“Dengan data tersebut positif rate di Kabupaten Mimika yang biasanya hanya 11 persen saat ini meningkat menjadi 39 persen,” katanya.

Reynold menyatakan kondisi Kabupaten Mimika saat ini sama dengan kasus Covid-19 yang terjadi diawal Tahun 2021 lalu

Berdasar hasil analisa lanjutnya, Dinkes Kabupaten Mimika menjadikan wilayah yang berada di area PT Freeport Indonesia terutama wilayah Tembagapura dan Kuala Kencana sebagai sentinel.

“Sentinel itu artinya gardu, kalau kita mengelola gardu berarti kasus di Kabupaten Mimika bisa kita kendalikan, itu strategi yang kami ambil. Vaksinasi yang dilakukan di Tembagapura dan Kuala Kencana adalah bentuk sinergitas dan bentuk respon Dinas Kesehatan sebelum melihat perkembangan kasus,” ucap Reynold.

BACA JUGA:  Stok Menipis, PTFI Bantu 20 Unit Oksigen Konsentrator Untuk 2 RS di Mimika, Ini Keunggulannya

Percepat Vaksinasi

Dinkes Kabupaten Mimika saat ini mengambil langkah untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi di Tembagapura dan Kuala Kencana untuk mengontrol penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mimika.

Vaksinasi tersebut ujar Reynold, sudah dilaksanakan melalui Program Vaksinasi Gotong Royong yang dilakukan oleh PT Freeport Indonesia dan juga vaksinasi massal dengan sasaran karyawan dan keluarganya.

“Kecepatan vaksin di area Freeport saat ini rata-rata 146 perhari atau dua kali lipat dari yang ditargetkan pemerintah,” jelasnya

Sementara Program Vaksinasi di Kabupaten Mimika khususnya yang digelar serentak sejak 1 Juli lalu dari 39 ribu vaksin untuk pelayanan publik saat ini sudah mencapai angka 92 persen.

“Memang vaksinasi harus dipercepat buktinya India bisa menurunkan angka penularan dalam waktu cepat karena percepatan vaksinasi. Demikian juga di United Kingdom itu bisa turun karena percepat dengan vaksin, ditambah dengan Prokes dan mengurangi aktivitas diluar rumah,” ujar Reynold.

Sedangkan mengenai stok vaksin yang tersedia di Kabupaten Mimika menurut Reynold, dari data yang ada masih ada sebanyak 15.000 dosis vaksin jenis Sinovac. (rul)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 banner 300250