Para Kelompok Tani di Merauke Dibekali Manajemen Peternakan dan Kesehatan Hewan

by -
Pembukaan kegiatan bimtek oleh Anggota Komisi IV DPR-RI. H.Sulaeman L.Hamzah dengan menabuh tifa. (Foto: Hendrik)
Pembukaan kegiatan bimtek oleh Anggota Komisi IV DPR-RI. H.Sulaeman L.Hamzah dengan menabuh tifa. (Foto: Hendrik)


Merauke, fajarpapua.com – Direktorat Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan Komisi IV DPR-RI melalui Balai Besar Veteriner Maros memberikan bimbingan teknis (bimtek) terkait manajemen peternakan dan kesehatan hewan kepada kelompok tani di Kabupaten Merauke selama dua hari bertempat di Hotel Halogen, 27-28 Oktober 2021.


Peserta bimtek kelompok tani sekaligus penerima bantuan ternak sapi, ayam dan kambing dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) Direktorat Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan.


Bimtek hari pertama materi manajemen peternakan kepada dua (2) kelompok tani ini penerima bantuan ternak sapi dengan total peserta berjumlah 80 orang, dimana masing-masing kelompok tani berjumlah 40 orang dan menerima bantuan ternak sapi sebanyak 20 ekor.

banner 300250


Sementara bimtek hari kedua diberikan kepada kelompok tani penerima bantuan ternak kambing dan ayam. Untuk bantuan ternak kambing terdiri dari lima (5) kelompok tani penerima dan masing-masing kelompok mendapatkan bantuan ternak kambing sebanyak 25 ekor.

Sedangkan bantuan ternak ayam terdiri dari sembilan (9) kelompok tani penerima dan masing-masing kelompok mendapatkan bantuan ternak ayam sebanyak 500 ekor.


Materi bimbingan teknis yang diberikan, antara lain pertama, mengenai arah kebijakan dan rencana strategis yang menjadikan Papua sebagai lumbung ternak di Indonesia Timur yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua, Ir. Semuel Siriwa., M.Si.


Materi bimtek kedua, tentang kawasan peternakan terintegrasi di Merauke untuk menunjang kebijakan Provinsi Papua yang disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Kabupaten Merauke, Ratna Lauce.

Sedangkan materi bimtek ketiga tentang manajemen peternakan dan kesehatan Hewan yang disampaikan oleh Tim Balai Besar Veteriner Maros.


Dalam kesempatan itu, anggota Komisi IV DPR-RI, H. Sulaeman L. Hamzah mengatakan, bantuan ternak yang sudah diterima oleh kelompok tani adalah bantuan ternak sapi, sedangkan bantuan ternak kambing masih dalam proses dan bantuan ternak ayam masih dalam pembesaran sebelum dibagikan.

Sulaeman Hamzah berharap melalui kegiatan bimbingan teknis, para peserta dapat memperkaya diri dengan pengetahuan dan kemampuan tentang manajemen peternakan dan kesehatan hewan yang dipelihara. Menurut Sulaeman, budidaya hewan ternak bisa dikembangkan di Merauke melalui bantuan pemerintah pusat dan dalam skala besar bisa mensuplai wilayah Indonesia Barat.

IMG 20211028 WA0039
Pengarahan oleh H.Sulaeman Hamzah kepada peserta bimtek. (Foto: Hendrik)


“Bantuan ini adalah sampel, kalau berhasil akan dilanjutkan tahun-tahun yang akan datang. Kita harapkan bantuan ternak bisa mengisi Merauke dengan skala besar, karena kebutuhan skala besar kita ini masih impor dari Australia dan India. Memang hewan ternak yang diimpor ini berarti menguntungkan mereka di luar sana. Kenapa wilayah kita yang luas ini tidak kita budidaya peternakan skala besar.


“Melalui kegiatan bimbingan teknis yang akan dilaksanakan ini, saya berharap agar para peserta bisa mengikuti dengan sungguh-sungguh karena di dalamnya ada bagian yang menangani hawa penyakit dan sebagainya, sehingga bisa menambah pengetahuan dalam merawat hewan peliharaan,” tandasnya kepada wartawan usai membuka bimtek kelompok tani. (hrs)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.