Akhir Tahun 2022, 133 Kampung di Kabupaten Mimika Harus Dialiri Listrik, Wabup JR: PLN Harus Kerja Keras

by -
Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob
Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob

Timika, fajarpapua.com- Pemda Mimika menargetkan 133 kampung dan 19 kelurahan di 18 distrik yang ada di Kabupaten Mimika harus dialiri listrik.

Untuk mencapai target tersebut dibutuhkan kerja keras dan sinergitas antara Pemda Mimika dan PT. PLN UP 3 Timika.

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Mimika, John Rettob saat meresmikan beroperasinya PLTS Ipaya pada 28 Desember 2021 lalu.

Dalam kesempatan itu Wabup JR meminta PT. PLN UP 3 Timika pada akhir Tahun 2022 mendatang sudah merampungkan pembangunan infrastruktur listrik di 18 distrik.

“Ini perlu kerja keras dari PT PLN karena harus mengaliri listrik di 133 kampung dan belasan kelurahan di Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Artinya, lanjut mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika ini, mulai sekarang PT PLN harus mengejar pemasangan infrastruktur listrik di wilayah yang belum teraliri listrik.

“Jika sekarang di Ipaya, Aindua dan Tapormai maka awal tahun depan kejar yang belum terpasang lebih-lebih di gunung. Ini program Bupati dan Wakil Bupati Mimika sehingga tahun depan semua kampung bisa nikmati listrik,” ujarnya.

Wabup JR juga menyampaikan terimakasih kepada Manager UP3 PLN Timika yang memberi support pembangunan listrik di Ipaya, Aindua dan Tapormai.

BACA JUGA:  PLN Bangun SPKLU Pertama di Kota Jayapura

“Jika listrik di Tapormai dan Aindua sudah selesai pembangunannya, saya berharap bisa berkunjung. Tolong percepat pekerjaannya sehingga awal Januari ini sudah bisa kasih nyala di sana,” jelas Wabup JR.

Dalam kesempatan itu Wabup JR juga meminta masyarakat menjaga dan memelihara fasilitas listrik ini termasuk jaringan yang ada dalam rumah.

“Saya ingatkan jika ada soal jangan buat rusak fasilitas listrik. Yang buat ribut dan buat rusak fasilitas dia harus ganti dan saya jangan dengar laporan soal itu,” tegas Wabup JR.

Menanggapi permintaan itu,Manager UP3 PLN Timika, Martinus Irianto Pasensi kepada fajarpapua.com mengatakan dengan terpasangnya PLTS Ipaya, saat ini di pesisir barat tinggal daerah Potowayburu, Kokonao (1 kampung), dan Atuka (1 kampung) yang belum dialiri listrik

Sementara di wilayah pegunungan cukup banyak yang belum teraliri listrik seperti beberapa kampung di wilayah Tembagapura, Jila dan Hoeya.

“Terkait permintaan Wakil Bupati Mimika agar di akhir Tahun 2022 semua harus sudah menyala, kami kerja keras agar infrastruktur listrik selesai pemasangan dan juga menyala,” jelasnya. (mar)

A valid URL was not provided.