BERITA UTAMAMIMIKA

Ujian Akhir Sekolah Dasar di Mimika Digelar 23 Mei, Komisi C DPRD Mimika Minta Dinas Kawal Ketat

cropped cnthijau.png
5
×

Ujian Akhir Sekolah Dasar di Mimika Digelar 23 Mei, Komisi C DPRD Mimika Minta Dinas Kawal Ketat

Share this article
Yulian Solosa
Yulian Solosa

Timika, fajarpapua.com – Ujian akhir sekolah dasar (SD) negeri maupun swasta akan digelar 23 Mei 2022 mendatang.

Mengingat agenda tersebut sangat penting, Anggota Komisi C DPRD Mimika, Yulian Solossa, S.Sos.,M.Si meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika untuk mengawal seluruh proses pelaksanaan ujian.

ads

Hal itu dikatakan Yulian saat dikonfirmasi fajarpapua.com di bilangan Jalan Hasanudin Timika, (Kamis,19/5).

“Kami minta supaya Dinas Pendidikan berkoordinasi sehingga anak-anak dapat mengikuti ujian dengan baik,” himbau politikus PDI Perjuangan itu.

Menurut Yulian, prioritas utama ada pada daerah di wilayah pegunungan dan Pesisir Kabupaten Mimika. Pasalnya Yulian mencontohkan kasus Pemalangan yang terjadi di SD YPPK Distrik Agimuga beberapa hari lalu tentu dapat menjadi catatan tersendiri.

“Anak-anak tidak saja mengikuti ujian, tetapi harus benar-benar lulus dengan kualitas yang baik. Jangan sampai setelah lulus, menjadi permasalahan baru di SMP lagi,” tegas Yulian.

Dirinya menilai, tidak ada alasan teknis, akademik maupun manajerial jika sekolah itu terkendala dalam proses belajar mengajar. Apakah lagi itu sekolah negeri atau Inpres.

“Kami berharap Pengawas Pendidikan SD di Dinas, kepala sekolah, komite sekolah serta guru- guru yang berstatus ASN maupun P3K utk menyukseskan agenda Ujian nanti,” harap Yulian.

Terpisah, kepala Sekolah SD Inpres Nayaro Distrik Mimika Baru saat dikonfirmasi fajarpapua.com, membenarkan pelajar SD kelas VI (enam) siap mengikuti ujian pada tanggal 23 Mei mendatang.

“Tanggal 13 kemarin kami para kepala sekolah sudah menerima soal ujian,” katanya.

Engelberthus menambahkan, mata pelajaran yang akan diikuti oleh seluruh SD di Kabupaten Mimika yakni, IPA, Matematika, IPS, Bahasa Indonesia dan PKN.

“Total ada lima mata pelajaran yang dibuat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten dan kami sudah menerimanya,” jelas Engelberthus.

Sementara untuk mata pelajaran yang akan disusun oleh masing-masing sekolah pada pelaksanaan ujian diantaranya, Agama, PJOK dan keterampilan. (edy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *