BERITA UTAMAMIMIKA

Disambut Pedang Pora, AKBP I Gede Putra Resmi Jabat Kapolres Mimika, Begini Pesan Terakhir AKBP Era Adhinata

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
5
×

Disambut Pedang Pora, AKBP I Gede Putra Resmi Jabat Kapolres Mimika, Begini Pesan Terakhir AKBP Era Adhinata

Share this article
IMG 20220520 WA0046
Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra disambut pedang pora.

Timika, fajarpapua.com – Tampuk kepemimpinan Polres Mimika resmi berganti. AKBP I Gede Putra kini menduduki jabatan Kapolres Mimika menggantikan AKBP IGG Era Adhinata yang mengemban tugas baru sebagai Wadirreskrimsus Polda Papua.

Disambut pedang pora di Mapolres 32 Mimika pada Jumat (20/5) dari Jajaran Perwira, Mantan Danyon B Pelopor Sat Brimob Polda Kalteng itu resmi menjadi orang nomor satu di Satuan Polres Mimika. Acara dilanjutkan apel penyambutan.

ads

Kapolres Mimika, I Gede Putra dalam amanatnya mengatakan AKBP IGG Era Adhinata sudah menanamkan fondasi yang baik dan banyak mendapat apresiasi.

“Sehingga ini tantangan kita kedepan untuk kita tingkatkan. Paling tidak pertahankan, kita bisa kalau kita kompak, saya mohon dukungannya,” ujar Kapolres.

Selanjutnya mantan Kapolres AKBP IGG Era Adhinata meminta maaf dimana selama dua tahun lebih mengabdi di bumi Amungsa banyak hal yang belum dilakukan.

“Mungkin ada yang tidak disengaja saya minta maaf. Terima kasih kepada teman-teman dalam mendukung saya mengabdi di bumi Amungsa ini,” ujar Era.

“Kita bisa lihat ada kemajuan di sini, pertahankan yang sudah ada, yang paling penting bisa memperbaiki dan meningkatkan, begitu juga tanpa adanya komunikasi kita tidak bisa berkolaborasi,” lanjutnya.

Ia menambahkan sebagai pimpinan meninggalkan anak buah terasa berat karena keseharian selalu bersama.

“Kalau tidak berat itu ada hal yang tidak baik. Kalau saya meninggalkan Mimika tidak merasa berat itu keliru bagi saya,” ujarnya.

Dikatakan, dirinya tetap selalu berkomunikasi, karena dia sudah menjadi warga Timika, anak istri tinggal di Timika.

“Saya titip itu, titip masyarakat Mimika untuk dilayani dengan baik, siapapun yang butuh bantuan kita, segera direspon, kerjasama yang baik yaitu dengan masyarakat, tanpa bantuan masyarakat kita tidak bisa banyak. Jangan pernah sakiti hati masyarakat. Dan saya mau pesan untuk selalu hati-hati dalam berucap, bertingkah laku, sekecil apapun itu akan cepat tersebar,” terangnya.

“Untuk itu saya rasa beliau mampu, karena beliau juga tahu bagaimana tipikal masyarakat Timika,” tutupnya. (feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *