BERITA UTAMAPAPUA

Pasca Kerusuhan, PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan Listrik di Dogiyai

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
4
×

Pasca Kerusuhan, PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan Listrik di Dogiyai

Share this article
IMG 20221119 WA0021
Nampak petugas dari PT PLN sedang memperbaiki jaringan listrik yang rusak akibat kerusuhan di Kabupaten Dogiyai.Foto: Istimewa

Jayapura, fajarpapua.com– Pasca kerusuhan di Kabupaten Dogiyai yang terjadi pada Sabtu, 12 November 2022, PT PLN (Persero) bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan di wilayah setempat.

Kerusuhan yang mengakibatkan ratusan bangunan terbakar itu merusak jaringan infrastruktur kelistrikan sehingga suplai listrik ke pelanggan sempat terhenti.

Ads

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nabire, Manihar Hutajulu saat dihubungi fajarpapua.com, Sabtu (19/11) menjelaskan dengan bantuan keamanan yang diberikan oleh Polres Dogiyai, PLN dapat melaksanakan pemulihan dengan cepat.

“Dua hari pasca kejadian, kami baru turun ke lapangan setelah Kapolres menyatakan situasinya aman dan dapat dikendalikan. Petugas segera menyisir titik-titik terdampak yang seluruhnya terletak di Distrik Monamani,” ujar Manihar Hutajulu.

Beberapa jaringan yang mengalami kerusakan akibat kebakaran diantaranya yaitu Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20 KV pada 3 titik sepanjang 1,1 kms, jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 2 Kms dan kabel sambungan rumah yang belum dapat dipastikan jumlahnya karena pelanggan yang terdampak masih mengungsi.

Untuk menangani dampak kerusuhan lanjutnya, PLN mengerahkan 17 personil agar proses penormalan jaringan bisa cepat diselesaikan.

“Terhitunh Rabu sekira pukul 13.00 WIT, sistem yang terdampak sudah 100 persen berhasil kami pulihkan dan hanya tersisa pada bangunan yang terbakar. Terima kasih atas bantuan dan gerak cepat dari seluruh pihak. PLN akan terus berupaya agar listrik dapat bisa kembali normal seluruhnya,” tutup Manihar.(hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *