BERITA UTAMAMIMIKA

Oknum Anggota Brimob Diduga Aniaya Warga Jalan Perintis, Korban Dilarikan ke RSUD Mimika

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
6
×

Oknum Anggota Brimob Diduga Aniaya Warga Jalan Perintis, Korban Dilarikan ke RSUD Mimika

Share this article
IMG 20221231 WA0130
Ilustrasi

Ads

Timika, fajarpapua.com – Seorang warga berinisial KA yang berdomisili di Jalan Perintis Dalam, Kelurahan Perintis, Distrik Mimika Baru dianiaya oleh oknum anggota Brimob pada hari Kamis 29 Desember 2022 lalu.

Korban yang mengalami luka -luka terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk mendapatkan perawatan.

Istri korban bernisial YW kepada fajarpapua.com, Sabtu (31/12) mengungkapkan, oknum anggota Brimob diketahui menjalin hubungan asmara dengan anak perempuannya.

Mengingat sang anak masih berstatus pelajar, YW dan suaminya tidak merestui hubungan tersebut dan melarang oknum tersebut melanjutkan hubungan.

Kemudian pada Kamis (29/12) sore, oknum Brimob tersebut menjemput anak gadisnya tetapi pada saat pulang tidak diantar sampai di rumah sehingga kemudian korban marah kepada oknum tersebut.

“Bapak marah kemudian memukul oknum Brimob yang kemudian lari pergi dengan meninggalkan motor. Sepeda motor itu kami simpan di rumah, dengan harapan yang bersangkutan datang mengambil secara baik-baik,” kata Sabtu (31/12).

Karena oknum tersebut tidak juga mengambil motor, YW dan suaminya pergi untuk bekerja sebagai tukang angkut sampah di Kelurahan Perintis.

Saat melakukan pekerjaan tiba-tiba, YW mengaku dihubungi oleh keluarganya karena ada orang yang datang mengambil motor dengan cara membongkar pintu pagar.

Kemudian YW dan suaminya pulang sesampainya di depan lorong rumah, mereka bertemu dengan oknum tersebut serta beberapa orang temannya serta keluarganya yang kemudian melakukan penganiayaan.

Bahkan korban yang masih berada didalam mobil terpaksa hanya bisa pasrah dan terus mendapatkan penganiayaan.

“Banyak sekali dia bawa teman-temannya, suami saya kemudian bertanya kepada orang-orang namun mereka langsung mengeroyoknya. Saya dan tiga anak saya yang berada di dalam mobil sampah tidak bisa berbuat apa-apa,”jelasnya.

“Itu mobil masih ada sampah karena kami masih kerja pungut sampah kami langsung balik ke rumah ketika dapat telpon rumah dirusak. Bapak dipukul sampai mengalami luka di kening tiga jahitan, dibawah mata tiga jahitan sementara di paha ada luka tusukan tapi tidak tahu tusukan apa itu,” imbuhnya.

YW mengungkapkan pihaknya sudah melaporkan masalah tersebut ke pihak Propam Polres Mimika, sesuai arahan dari pihak SPKT Polres Mimika.

“Kami sudah lapor ke Propam tapi tidak tertulis, kami kemudian dipertemukan dengan Danki dan kemudian mereka juga telah datang melihat pintu rumah yang rusak serta sudah mengunjungi bapak di rumah sakit,” ungkapnya.

YW menambahkan saat ini korban masih berada di RSUD Mimika untuk menjalani perawatan.

“Sampai saat ini, Bapak (korban) masih di rumah sakit,” ujarnya.(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *