BERITA UTAMAPAPUA

Helikopter Jatuh, KKB Kodap XXXV Bintang Timur Pimpinan Ananias Atimin Gondol 10 Pucuk Senjata Api

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
5
×

Helikopter Jatuh, KKB Kodap XXXV Bintang Timur Pimpinan Ananias Atimin Gondol 10 Pucuk Senjata Api

Share this article
IMG 20230113 WA0040
Danrem 172/PWY Brigjen JO Sembiring saat menunjukkan foto KKB

Jayapura, fajarpapua.com- Komandan Korem 172/Praja Wira Yakti Brigjen TNI Juinta Omboh Sembiring mengaku Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XXXV Bintang Timur pimpinan Ananias Atimin memiliki 10 pucuk senjata api.

“Senjata api 10 pucuk yang dimiliki kelompok kriminal bersenjata ini diambil dari helikopter yang jatuh pada tahun 2018. Senjata ini didapatkan pada 2019 lalu,” ujar Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring, Jumat (13/1/2023).

Ads

Ia menjelaskan, sejanta api milik TNI yang jatuh bersamaan dengan helikopter ini mereka ambil dari lokasi kejadian, sedangkan sisanya mereka ambil senjata dari perbatasan Papua New Guenia (PNG).

“Kita sudah mendata senjata KKB ini. Senjata yang dimiliki KKB ini hanya belasan pucuk yang terbagi di tiga Kodap,” kata Danrem JO Sembiring.

Lebih lanjut dia menjelaskan, personel KKB yang militan dengan mereka tidak banyak karena sudah terbagi tiga kelompok.

“Saat ini yang bergerak di lapangan itu yakni kelompok Ananias Atimin dengan jumlah anggota 50 orang,” ungkapnya.

Dikatakan, kelompok kriminal bersenjata ini sejak tanggal 7 Januari 2023 lalu sudah melakukan beberapa aksi yakni pembakaran gedung sekolah SMK, kemudian membakar kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pegunungan Bintang.

Bahkan, sebelumnya kelompok KKB ini juga membunuh tiga orang tukang ojek di Kampung Mangabi.

“Perlu diketahui bahwa kelompok ini pada awal bulan Desember 2022 berkumpul di perbatasan PNG yang dipimpin oleh Sembby Sembom, mereka yang berkumpul terdiri dari Lamek Taplo, Enos dan Ananias Atimin. Mereka berkumpul mengembangkan tiga kodap,” tambah Danrem.

Setelah menamakan diri dari bagian Kodap XXXV Bintang Timur, kata Danrem, mereka melakuka aksi terus menerus di Oksibil dibawa pimpinan Ananias Atimin. “Aksis-aksi teror yang mereka lakukan merupakan bagian dari tanggung jawab Sebby Sembom,” ungkapnya.(hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *