BERITA UTAMAPAPUA

Penjabat Bupati Hadiri Panen Jagung Perdana “Gerakan Menanam” Binaan Binmas Polres Mappi

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
8
×

Penjabat Bupati Hadiri Panen Jagung Perdana “Gerakan Menanam” Binaan Binmas Polres Mappi

Share this article
67fe3f0c 1802 498a b961 e0cd8f581aaa
Penjabat Bupati Mappi dan Kapolres Mappi terlihat sedang memotong jagung dalam kegiatan panen perdana Kelompok Tani Binaan Polres Mappi di Distrik Oba'a.Foto: Istimewa

Mappi, fajarpapua.com– Sebagai upaya mewujudkan stabilitas pangan, Pemerintah Kabupaten Mappi dan Polri bersinergi menggaungkan ‘Gerakan Menanam’.

Gerakan ini mulai membuahkan hasil yang ditandai dengan panen perdana jagung seluas 1 hektar yang ditanam oleh Kelompok Tani Binaan Binmas Polres Mappi di Jalan Saham, Distrik Oba’a.

Ads

Panen perdana digelar Kamis (16/2) dihadiri Penjabat Bupati Mappi, Michael Rooney Gomar bersama Kapolres Mappi, Kompol Yustinus S. Kadang, Sekda Kabupaten Mappi, Forkopimda, Pimpinan OPD lingkup Pemkab Mappi dan masyarakat.

Dalam sambutannya Kapolres Mappi, Kompol Yustinus S. Kadang memberi apresiasi kepada kelompok tani yang telah berkontribusi dalam bidang pertanian.

Menurut Kapolres, para petani tidak hanya menghasilkan komoditi untuk konsumsi tapi juga membuka lapangan kerja demi kesejahteraan keluarga.

“Yang tidak kalah penting adalah petani berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Mappi,” jelasnya.

Kapolres mengungkapkan jagung menjadi salah satu komiditi pilihan dalam program “Gerakan Menanam” karena dinilai memiliki banyak manfaat tidak hanya untuk konsumsi manusia tapi juga menjadi pakan ternak.

“Ini sangat baik sekali, daripada kita datangkan dengan biaya mahal, kalau ini dikembangkan di Mappi, jagung ini selain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga juga bisa dijadikan pakan ternak baik ayam, babi atau ternak lain,” katanya.

Dengan begitu lanjut ketersediaan jagung sebagai bahan baku secara langsung memberi dampak pada peningkatan produksi peternakan.

Sehingga dengan sendirinya pangan asal hewan seperti daging ayam, telur dan lainnya bisa diproduksi secara lokal dan tidak lagi bergantung pada pasokan dari luar Mappi dan harganyapun tentu akan lebih murah.

Dengan tujuan diatas lanjutnya, Polres Mappi sangat mendukung program pemerintah dalam upaya ketahanan pangan.

Untuk itu Kapolres menyatakan, pihaknya siap mendukung pengembangan pertanian tidak hanya sebatas komoditi jagung dan satu kelompok tani saja tapi komoditi serta kelompok tani lainnya.

Salah satu komoditi yang menurutnya sangat potensial dikembangkan di Kabupaten Mappi adalah padi.

Sebab masyarakat mengeluhkan mahalnya beras di Mappi bisa mencapai Rp 15 ribu per kilogram.

Jika dikembangkan dan swasembada maka masyarakat bisa mendapatkan beras dengan harga murah.

Sementara Penjabat Bupati Mappi, Michael R Gomar mengaku cukup kaget saat mendengar ada kelompok tani yang siap panen jagung.

Menurutnya, ini menandakan wilayah Kepi memiliki potensi luar biasa, tanah yang subur serta bisa menghasilkan komoditi unggulan seperti jagung.

Penjabat Bupati dalam kesempatan itu berkomitmen akan melihat komoditi unggulan yang bisa dikembangkan di Mappi.

Meskipun Mappi sudah memiliki sagu, gaharu dan karet lanjutnya tapi dengan kondisi sekarang serta dalam rangka menjaga ketahanan pangan maka pemerintah mulai dari pusat, provinsi, kabupaten/kota, distrik hingga kampung sedang fokus dalam pengembangan pangan.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, kami mendorong warga yang memiliki lokasi atau lahan untuk menanam rica, sayur, kangkung, sawi atau apapun juga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan juga bisa dijual,” katanya.

Penjabat Bupati menginstruksikan Dinas Pertanian Kabupaten Mappi agar semakin gencar melakukan pembinaan serta penyuluhan pertanian kepada masyarakat dan kelompok tani.

‘Tidak hanya pembinaan tapi harus didukung dengan penyediaan bibit dan peralatan pertanian. Pemda akan beri dukungan dan berharap dengan adanya lapangan kerja seperti ini, masyarakat yang belum punya pekerjaan tapi memiliki lahan bisa bercocok tanam,” paparnya.

Langkah ini urainya sejalan dengan gerakan nasional yakni “Gerakan Menanam” dimana masyarakat diajak untuk menanam apapun yang bisa ditanam terutama tanaman jangka pendek seperti jagung.

Hasilnya selain untuk memenuhi kebutuhan keluarga juga bisa memberi nilai ekonomi dan pendapatan bagi keluarga.

Dalam kesempatan itu Penjabat Bupati juga mengintruksikan kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mappi untuk mendata kelompok tani di Kepi serta mengelompokkan berdasar jenis komoditi yang dikembangkan.

“Kita akan memberi dukungan bantuan di APBD Perubahan Tahun 2023 di semua kelompok tani, dengan harapan kelompok tani akan menanam sayuran dan tanaman, membuka langan kerja, membina masyarakat dan menghasilkan keuntungan bagi kelompok tani,” tegasnya.

Usai melakukan panen jagung perdana binaan Binmas Polres Mappi, Penjabat Bupati Mappi bersama Kapolres dan peserta yang hadir juga melakukan penanaman jagung di lokasi yang berdekatan dengan pelaksanaan acara.(MPI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *