Lewati ke konten utama

Penerbangan Perintis dari Timika ke Daerah Pegunungan Papua Masih Normal

Redaksi FPPenulis
21.59 WIT1 menit baca10 dibaca
6b102ddb 892b 47b3 a310 c2c72efd9113
6b102ddb 892b 47b3 a310 c2c72efd9113Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Pasca pembakaran pesawat Susi Air di bandara Paro Distrik Paro Kabupaten Nduga oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) beberapa waktu lalu, penerbangan perintis dan carter dari Timika ke wilayah pegunungan dan pedalaman Papua saat ini sudah berjalan normal.

Kepala UPBU Mozes Kilangin Timika Soekarjo saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (22/2) mengatakan, pada saat kejadian pihak Susi Air sempat menghentikan penerbangan, tapi sejak 14 Februari 2023 sudah kembali melakukan penerbangan rutin.

"Sudah ada surat dari Susi Air ke kita, mereka sudah terbang lagi. Kalau perintis Asian One Air relatif tidak ada gangguan, berjalan normal," kata Soekarjo.

Menurutnya dalam satu hari ada sekitar 22 rute yang diterbangi pesawat perintis Susi Air dan Asian One Air.

"Kalau penerbangan perintis ada dua yaitu Asian One 14 rute dan Susi Air kurang lebih 8 rute," tuturnya.

Ia menyatakan, selain penerbangan perintis di Timika yakni Asian One dan Susi Air, juga ada penerbangan komersil atau Charter Flight ada 5 operator.

"Penerbangan perintis disubsidi pemerintah, sedangkan komersil tidak. Hanya digunakan pada saat dicharter saja," terangnya.(ron)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.