BERITA UTAMAPAPUA

Sadis! Egianus Kogoya Jadikan Anak-Anak dan Perempuan Sebagai Tameng Hidup

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
7
×

Sadis! Egianus Kogoya Jadikan Anak-Anak dan Perempuan Sebagai Tameng Hidup

Share this article
IMG 20230223 WA0077
Warga sipil termasuk anak-anak yang terpaksa dievakuasi untuk menghindari kekejaman Egianus Kogoya Cs.Foto: Dok.

Jayapura, fajarpapua.com– Tim Gabungan TNI Polri sejak Sabtu (18/2) lslu berhasil menguasai Camp-Camp gerombolan kelompok Separatis teroris (KST) di Wilayah Nduga.

Selain itu tim juga memperoleh banyak barang bukti berupa barang-barang dan dokumen penting terkait bukti-bukti kesadisan KKB Papua pimpinan Egianuas Kogoya yang tak segan memperkosa warga sipil yang tak berdosa.

Ads

Selain itu dalam operasi penegakkan hukum tersebut, didapati bukti dalam melancarkan aksinya, Egianus Kogoya Cs. juga menjadikan anak-anak dan kaum perempuan sebagai tameng hidup untuk melindungi dirinya, termasuk saat akan ditangkap oleh aparat keamanan TNI Polri.

Seperti diungkapkan Danrem 172/PWY Brigjen J.O. Sembiring yang mengungkapkan KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya beserta kolompoknya menggunakan anak-anak dan kaum perempuan sebagai tameng.

Hal ini dilakukan oleh kelompok ini bertujuan agar jika timbul korban warga sipil, pelanggaran HAM selalu ditujukan kepada aparat TNI Polri.

“Sudah lama kami mengetahui hal ini, anak-anak dan kaum perempuan dijadikan tameng hidup oleh kelompok KST. Padahal aksi sadis dan biadabnya kelompok KST Egianus Kogoya sudah sangat banyak sejak Tahun 2017 sampai saat ini,” jelas Danrem 172/PWY.

“Cara-cara KST seperti itu, salah satunya agar tercipta opini bahwa aparat TNI Polri menembak anak-anak dan kaum perempuan yang berujung pada pelanggaran HAM.”

“Namun saat ini, prajurit TNI Polri sudah terlatih, mengerti mana yang perlu dilakukan dan mana yang tidak perlu dilakukan. HAM menjadi pedoman Prajurit dalam bertugas, karena itulah pijakan kami sebagai Prajurit dalam pelaksanaan tugas di lapangan, khususnya dalam penegakan hukum tahun 2023 di wilayah Nduga dan sekitarnya yang saat ini sedang berlangsung,” jelas Brigjen J.O. Sembiring.

“Kami Tim Gabungan TNI Polri mohon doa dan dukungannya, agar operasi penegakan Hukum yang saat ini berjalan dapat berhasil, dan prajurit TNI Polri beserta Pilot Susi Air dapat ditemukan dalam keadaan selamat,” tutup Danrem 172/PWY.(hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *