BERITA UTAMAMIMIKA

Pedagang Eks Pasar Swadaya Timika Belum Juga Direlokasi, Lalu Lintas Jalan Bhayangkara Selalu Macet

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
9
×

Pedagang Eks Pasar Swadaya Timika Belum Juga Direlokasi, Lalu Lintas Jalan Bhayangkara Selalu Macet

Share this article
IMG 20230223 WA0067
Aktivitas jual beli di Jalan Bhayangkara, Eks Pasar Swadaya Timika

Timika, fajarpapua.com – Hingga kini, para pedagang di Eks Pasar Swadaya (Pasar Lama) Jalan Bhayangkara Timika belum juga direlokasi ke Pasar Sentral. Bahkan aktivitas jual beli di badan jalan jantung kota Timika itu semakin padat dan ramai.

Kepala Dinas Satuan Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Mimika Rony Marjen Kamis (23/2) mengatakan semestinya pasar tersebut bukan lagi untuk tempat perniagaan.

Ads

“Yang jelas Eks Pasar Swadaya bukan tempat aktivitas jual beli. Sudah ada tempat yang telah disediakan pemerintah untuk pusat transaksi jual beli yaitu di Pasar Sentral,” ujar Ronny ditemui di bilang Jalan Cenderawasih Timika, Kamis (23/2).

Ditegaskan segala sesuatu yang tidak sesuai peruntukannya jangan lagi dipaksakan untuk digunakan, sebab sangat mengganggu ketertiban umum. Seperti lalu lintas Jalan Bhayangkara saat ini selalu macet.

“Jika di Pasar Sentral kan jelas sesuai kegunaannya, di sana (Eks Pasar Swadaya) itu bukan pasar lagi, itu jalanan umum yang oleh masyarakat dijadikan tempat jualan,” paparnya.

“Sebenarnya tempat berjualan itu seringkali kali kami tertibkan dan memang masih ada pedagang yang nakal, sehingga kami berharap untuk pedagang tidak lagi berjualan di situ,” lanjutnya.

Ia berharap para pedagang segera direlokasi ke Pasar Sentral setelah berkoordinasi dengan Disperindag terkait data dan tempatnya.

Salah seorang pedagang, ER, mengatakan dirinya berjualan ditempat itu lantaran mengikuti rekannya yang juga pedagang.

Karena menurutnya, jika direlokasi ke Pasar Sentral belum tentu dagangannya laku karena sudah banyak pelanggan yang datang ke lapaknya di bekas pasar Swadaya tersebut. Juga ditambahkan mahalnya biaya transport jika harus pindah ke Pasar Sentral.

“Kalau pindah ke Pasar Sentral, belum tentu laku, ditambah lagi ongkos kesana, para pelanggan sudah terbiasa disini, nanti kalau pindah dia (pelanggan) cari-cari lagi,” tutupnya. (feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *