BERITA UTAMAPAPUA

Sah! RSUD Dok II Jayapura Kini Jadi Rumah Sakit Pelayanan Kesehatan Rujukan Masyarakat Mappi

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
7
×

Sah! RSUD Dok II Jayapura Kini Jadi Rumah Sakit Pelayanan Kesehatan Rujukan Masyarakat Mappi

Share this article
IMG 20230223 WA0076
Penjabat Bupati Mappi dan Direktur RSUD Dok II Jayapura didampingi jajaran saat menunjukkan nota kerjasama.Foto: Istimewa

Jayapura, fajarpapua.com– Upaya peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus diupayakan oleh Pemda Kabupaten Mappi dengan memperluas jaringan kerjasama.

Setelah sebelumnya bekerjasama dengan RSUP dr. Wahidin Makassar dan RSO Prof. DR. R. Soeharso Surakarta, Pemda Kabupaten Mappi kembali menjalin kerjasama dengan RSUD Dok II Jayapura.

Ads

Penandatangan perjanjian kerjasama dilakukan oleh Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar, SSTP, MSi dengan Direktur RSUD Dok II Jayapura, Dr. Anton Tony Mote, MKM.

Turut hadir menyaksikan Kadis Kesehatan Kabupaten Mappi, dr. Ronny Herry Tombokan dan Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua Dr. Aaron Rumainum M.Kes.

Penjabat Bupati Mappi mengatakan kerjasama ini merupakan program layanan kesehatan rujukan yang telah dianggarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mappi dalam APBD Tahun 2023 melalui RSUD Mappi pada program bantuan rujukan kepada pasien yang tidak bisa tertangani dan perlu tindakan rujukan.

“Untuk pelayanan kesehatan rujukan ini, jika berdasarkan hasil diagnosa bisa ditangani maka akan dilayani oleh RSUD Kabupaten Mappi. Tetapi jika tidak bisa ditangani akan dirujuk ke RSUD Dok II Jayapura,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Penjabat Bupati Mappi menegaskan komitmen pihaknya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah itu

Terkait itu, Pemda Kabupaten Mappi sudah melakukan penandatangan kerjasama dengan RSUP Dr. Wahidin Makassarbdan RSO Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta yang merupakan rumah sakit spesialis tulang.

Setelah penandatanganan kerjasama dengan RSUD Dok II Jayapura, lanjutnya juga akan dilakukan penandatanganan kerjasama dengan RSUD Merauke.

Untuk menjalankan program layanan kesehatan rujukan ini Pemda Kabupaten Mappi menganggarkan pembiayaan menggunakan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2023.

Pemda Kabupaten Mappi akan melakukan evaluasi pada semester pertama, untuk melihat kebutuhan anggaran dalam pelaksanaan program.

Apabila dana belum mencukupi maka akan dilakukan penambahan dalam APBD Perubahan.

Kerjasama dengan rumah sakit di luar Mappi, dijelaskan Penjabat Bupati Mappi, harus dilakukan karena kondisi RSUD Mappi yang masih tipe D dan fasilitas terbatas.

Tapi secara bertahap pemerintah daerah akan melakukan perbaikan baik dari sisi sarana prasarana maupun sumber daya manusia dalam hal ini tenaga medis terutama tenaga spesialis.

Sambil menunggu pembenahan RSUD Mappi dilakukan lanjutnya, pihaknya mengambil kebijakan bekerjasama dengan beberapa rumah sakit.

Rumah sakit yang dipilih ujarnya juga merupakan hasil assessment Dinas Kesehatan Kabupaten Mappi yang menilai cukup baik dan cukup layak serta mempunyai pelayanan yang cukup baik sehingga diputuskan untuk melakukan kerjasama.

Kerjasama tahap pertama ini urainya akan berlaku selama tiga tahun ke depan dan diharapkan menjadi contoh bagi kabupaten/kota lain di Papua.

Sebab pelayanan kesehatan urainya tidak bisa dilakukan secara parsial atau dilakukan sendiri tapi membutuhkan instansi lain terutama yang memiliki kredibilitas pelayanan yang cukup baik.

Penjabat Bupati Mappi menegaskan tidak semua pasien akan dirujuk, karena disesuaikan dengan status atau kondisi kesehatan.

“Tentunya mendapat surat rujukan. Selain pasien, pendamping atau keluarga juga akan masuk dalam tanggungan Pemda Kabupaten Mappi sebanyak dua orang tanpa biaya atau gratis,” tuturnya.

Sementara Direktur RSUD Dok II Jayapura, Dr. Anton Tony Mote, MKM mengapresiasi langkah Penjabat Bupati Mappi yang telah memberi akses pelayanan yang sangat baik kepada masyarakat.

“Kami berikan apresiasi kepada Penjabat Bupati Mappi dan Kadis Kesehatan yang sudah melakukan koordinasi yang sangat baik, sehingga kita dapat melakukan perjanjian kerjasama dengan kabupaten yang ada di Tanah Papua,” paparnya.

Ia menuturkan, kerjasama ini merupakan momen yang sangat luar biasa, karena ini menjadi pertama kali RSUD Dok II Jayapura melakukan kerjasama dengan Kabupaten yang ada di Tanah Papua.

Untuk itu dr Anton Mote berharap agar masyarakat Mappi terus mendukung pemerintah kabupaten yang sudah memiliki kepedulian tinggi dalam memberikan layanan kesehatan sebagai hak paling mendasar dari masyarakat.

“Apalagi semua biaya ditanggung pemerintah menggunakan dana Otsus,” ujarnya.

Anton Mote berharap, Bupati lain di Tanah Papua bisa mencontoh dan bisa melakukan hal yang sama karena layanan kesehatan adalah hak rakyat.

“Otsus jelas untuk pendidikan dan kesehatan, kami setiap hari didatangi oleh masyarakat dari beberapa kabupaten. Kami berharap agar bisa mencontoh kebijakan Penjabat Bupati Mappi,” jelasnya.

Diakhir sambutannya dr. Anton Mote menegaskan dengan kerjasama ini,
RSUD Dok II Jayapura berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Mappi.(MPI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *