BERITA UTAMAPAPUA

Klemens Taran : Penyuluh Agama Adalah Ujung Tombak Pembinaan Umat

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
9
×

Klemens Taran : Penyuluh Agama Adalah Ujung Tombak Pembinaan Umat

Share this article
IMG 20230316 WA0030
Acara pembukaan kegiatan penyuluhan agama

Merauke, fajarpapua – Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Pdt. Klemens Taran didampingi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Merauke yang diwakili Kasubag TU Herman Wona, Kepala Seksi Bimas Kristen Kemenag Kabupaten Merauke Yohana Ramma dan Kordinator Seksi Penyuluhan dan Pemberdayaan Umat Kanwil Kemenag Provinsi Papua yang juga selaku Ketua Panitia Joni Tande membuka secara resmi kegiatan “Pembinaan Penyuluh Agama Kristen non PNS di Kabupaten Merauke” ditandai dengan pemukulan tifa bertempat di Careinn Hotel Merauke, Kamis (16/03/2023).

Pembinaan penyuluh agama bertujuan, yang pertama sebagai sarana untuk menyampaikan informasi tentang kebijakan pemerintah khususnya di bidang agama dan keagamaan. Kedua sebagai sarana pembinaan lembaga keagamaan sekaligus kesempatan menghimpun perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat dan umat yang dilayani. Ketiga, untuk memupuk kualitas iman kekristenan dan rasa persaudaraan di antara sesama Lembaga gereja yang ada.

Ads

Dalam sambutannya, Klemens Taran menyampaikan bahwa pembinaan Penyuluh Agama Kristen non PNS intern menjadi program pemerintah pusat dari tahun ke tahun agar tercipta kerukunan dan kehidupan harmonis sehingga tujuan pembangunan di bidang agama akan tercapai.

“Pembinaan penyuluh agama Kristen non PNS secara intern dipilih menjadi sarana memberikan pencerahan juga diharapkan menjadi salah satu bentuk komunikasi antar semua kalangan dalam meningkatkan dan memelihara kerukunan. Baik kerukunan intern, antar umat beragama bagi semua lapisan masyarakat,” ungkap Klemens Taran.

Selanjutnya, Plt. Kakanwil Kemenag Prov Papua ini menekankan bahwa penyuluh agama adalah ujung tombak pembinaan umat. Sehingga diharapkan setiap penyuluh berperan aktif dalam memberikan pemahaman serta edukasi yang benar kepada umat sasaran.

“Penyuluh agama sebagai ujung tombak Kementerian Agama di harapkan dapat berperan informatif, edukatif dan konsultatif. Informatif dan edukatif yaitu menyampaikan informasi yang benar dan mendidik umat. Sebagai konsultatif adalah mampu memecahkan beragam persoalan yang dihadapi masyarakat atau umat,” jelas Klemens Taran.

“Penyuluh agama selain sebagai figur juga berperan sebagai pemimpin masyarakat, sebagai garda terdepan dalam masalah agama dan masalah kemasyarakatan. Penyuluh agama tidak hanya memberikan penerangan dalam bentuk ucapan-ucapan dan kata-kata saja, akan tetapi bersama-sama mengamalkan dan melaksanakan apa yang dianjurkan. Penyuluh mempunyai peranan untuk membimbing manusia untuk dapat hidup rukun, cerdas, mandiri serta sejahtera lahir dan batin,” tambah Klemens Taran.

Pada kesempatan yang sama Plt. Kakanwil Kemenag Provinsi Papua membawakan materi “Kebijakan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua tentang Agama dan Keagamaan di Tanah Papua tahun 2023”. Kemudian dilanjutkan oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Merauke dengan materi “Peran Penyuluh pada lingkup Pelayanan Kementerian Agama Kabupaten Merauke” dan Pdt. Imelda Baransano dengan materi “Moderasi beragama sebagai upaya membangun Toleransi dalam Keagamaan di Tanah Papua”.

Peserta kegiatan berjumlah 65 orang yang berstatus Penyuluh Kristen non PNS dari berbagai Denominasi Gereja yang ada di Kabupaten Merauke Provinsi Papua.(Yaqin/Jef)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *