BERITA UTAMAPAPUA

Pasukan Perek Jelas Kogeya Klaim Tembak Mati 8 Anggota TNI di Distrik Paro, Nduga

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
452
×

Pasukan Perek Jelas Kogeya Klaim Tembak Mati 8 Anggota TNI di Distrik Paro, Nduga

Share this article
IMG 20231127 WA0027
Anggota TNI yang gugur saat kontak tembak dengan KKB

Jayapura, fajarpapua.com-Manajemen Markas Pusat Komando Nasional, Tentara Pembebasan Nasioal Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengatakan bahwa Pasukan TPNPB berhasil menembak mati 8 orang anggota Kopasus di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua.

Penembakan ini terjadi pada hari Sabtu (25/11) dipimpin oleh Perek Jelas Kogeya yang merupakan bagian dari TPNPB-OPM dibawah pimpinan Panglima Kodap III Ndugama-Darakma Egianus Kogoya.

Ads

“Komandan lapangan, Perek Jelas Kogoya melaporkan pada hari Minggu (26/11) menghubungi Manajemen Komnas TPNPB bahwa pada hari Sabtu (25/11) 2023 pukul 11:59 WIT di Pos Paro, telah terjadi baku tembak antara Pasukan TPNPB-OPM Kodap III Ndugama-Derakma dibawah pimpinan tuan Perek Jelas Kogoya dan Pasukan TNI (KOPASUS) di Paro,” kata Juru Bicara TPNPB-OPM , Sebby Sambom dalam release yang diterima fajarpapua.com, Senin (27/11).

Ia mengatakan kontak tembak telah dimulai tepat pukul 11 WIT waktu dimana Tim Kopasus memata-matai pos penjagaan Pasukan TPNPB, dan hal ini sudah cukup lama dan pada tanggal 25 November 2023 mereka melakukan serangan terhadap Pasukan TPNPB dibawah pimpinan tuan Perek Jelas Kogoya yang sedang melintas jalur pos penjagaan tersebut.

Pasukan khusus TPNPB yang melintasi melakukan serangan balik terhadap Tim Kopasus.

“Dalam kontak senjata tersebut kami tembak 8 orang anggota Kopasus tewas di tempat. Sementara yang kena dengan peluruh nyasar kami tidak hitung. Kami sudah pastikan yang tersisa dari Tim Kopasus itu hanya 3 orang yang masih hidup,” ujarnya.

Sebby menyebutkan, pada kontak tembak ini dari Pasukan TPNPB tidak ada yang korban jiwa maupun luka-luka.

“Kami lolos dari serangan tiba-tiba yang di lakukan oleh Tim Kopasus tersebut,”ujar Sebby.

Lebih lanjut dikatakan selain menembak anggota Kopasus, TPN-PB juga mengklaim menembak 3 helikopter yang melakukan serangan udara.

“Kami lakukan tembakan ketiga helikopter tersebut, sehingga, 2 helikopter tertembak dibagian bodi dengan 6 peluru di. Tim Kopasus ini bukan baru, tetapi mereka ini diturunkan semenjak terjadi penyanderaan Pilot asal Selandia Baru dan pembakaran pesawat pada 7 Februari 2023 di Paro,” katanya.

Dikatakan Sebby, sampai saat ini sebagian mayat anggota TNI belum di evakuasi keluar dan hari ini helikopter juga beroperasi di atas udara. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *