BERITA UTAMAPAPUA

KKB Papua Akui Bertanggung Jawab Atas Serangan Dibeberapa Wilayah Selama November 2023

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
331
×

KKB Papua Akui Bertanggung Jawab Atas Serangan Dibeberapa Wilayah Selama November 2023

Share this article
IMG 20231201 WA0056
Sebby Sambom

Timika, fajarpapua.com – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bertanggung jawab atas serangan di beberapa wilayah selama bulan November 2023, yang menyebabkan gugurnya anggota TNI.

Sebby Sambom dalam siaran pers tertulisnya Jumat (1/12) mengatakan, beberapa Wilayah yaitu Intan Jaya pada tanggal 23 November 2023 telah berhasil tembak tiga Anggota Polisi Indonesia dan salah satunya telah tewas, Beoga pada tanggal 24 November 2023 telah berhasil tembak 5 anggota Intelejen Indonesia dan tiga telah tewas, Ndugama Papua pada tanggal 25 November 2023 telah berhasil tembak mati 8 anggota TNI dan pada tanggal 30 November 2023 telah berhasil tembak mati 2 anggota TNI dan Sorong Maybrat pada tanggal 30 November 2023 telah berhasil tembak mati 1 anggota TNI.

Ads

Pasukan TPNPB Komando Daerah Pertahanan di tiga wilayah telah melakukan serangan di Pos-Pos Militer dan Polisi Indonesia dan menewaskan sejumlah anggota Militer dan Polisi Indonesia dalam jumlah sebagaimana telah dijelaskan di atas ini.

“Panglima TPNPB Komando Daerah Pertahanan VIII Intan Jaya Bridgen Undius Kogeya dan Pasukannya, dan juga Panglima TPNPB Komando Daerah Pertahanan III Ndugama Derakma Bridgen Egianus Kogeya dan Pasukannya, dan juga Panglima TPNPB Komando Daerah Pertahanan IV Sorong Raya Maybrat dan Pasukannya mengatakan bahwa mereka bertanggungjawab atas aksi serangan ini,”katanya.

Sebby mengungkapkan TPNPB Komando Nasional dari Manajemen Markas Pusat sampaikan bahwa dalam perayaan hari manifesto Politik bangsa Papua 1 Desember 2023 bentuk lain adalah lakukan serangan di Pos-Pos Militer Indonesia dan itu harus dilakukan.

“Kami juga keluarkan peringan kepada Anggota Militer dan Polisi Indonesia, Jangan mau ikuti perintah atasanmu untuk datang ke Papua, karena kami Pasukan TPNPB anggap anda adalah anak Anjing yang lugu (Baby Dogs) yang tidak akan mampu lawan Pasukan TPNPB di medan tempur. Ingat bahwa Anda akan mati sia-sia, kasihan keluargamu di kampung anda,”ungkapnya.

Pihaknya juga menyampaikan kepada PBB dan masyarakat Internasional maupun Nasional Indonesia bahwa Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat adalah Militernya bangsa Papua, dan TPNPB beridiri Bersama Rakyat bangsa Papua melakukan perlawanan atas pendudukan illegal Pemerintah Kolonial Republik Indonesia di atas tanah kami.

Oleh karena itu, perlawanan akan terus kami lakukan dan kami minta bhawa PBB, Amerika Serikat, Belanda, Australia dan Inggris harus Bertanggungjawab atas konspirasi Politik kotor mereka Dimana administrasi Pemerintahan West Netherland New Guinea telah di transfer kepada Indonesia pada tanggal 1 Mei 1963.

“Mengapa? Karena akibat kesalahan PBB, dan Pemerintah Amerika Serikat, Pemerintah Belanda, Pemerintah Inggris, dan Pemerintah Australi hak Politik Penentuan Nasib sendiri bangsa Papua telah dikorbankan, dan bangsa Papua telah dibunuh oleh Indonesia selama 60 tahun,”tegasnya.

Ia menambahkan dengan argument yang sangat logis TPNPN mengumumkan peringatan pepada Pemerintah Republik Indonesia untuk segera hentikan operasi Militer di seluruh tanah Papua dan bersedia duduk di meja perundingan guna membicarakan masa depan bangsa Papua.

“Kami bangsa Papua menuju Pemusnahan Ras akibat kejahatan Kemanusiaan oleh Pemerintah Kolonial Republik Indonesia, dan oleh karena Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat telah beridiri Bersama Rakyat Papua telah dan sedang melakukan perlawanan sebagai bentuk membela diri,”ujarnya.(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *