BERITA UTAMAPAPUA

Razia Kendaraan akan Dilakukan Hingga 17 Maret 2024, Ini Jenis Pelanggaran yang akan Ditindak

cropped cnthijau.png
3784
×

Razia Kendaraan akan Dilakukan Hingga 17 Maret 2024, Ini Jenis Pelanggaran yang akan Ditindak

Share this article
IMG 20230826 WA0129
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo

Jayapura, fajarpapua.com – Polri akan menggelar Operasi Keselamatan Tahun 2024 dengan fokus utama pada kepatuhan dan keselamatan berlalu lintas di jalan raya.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengumumkan operasi tersebut akan dilaksanakan di Papua dengan sandi Operasi Keselamatan Cartenz 2024.

ads

Operasi ini direncanakan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 4 hingga 17 Maret 2024. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

“Pelaksanaan operasi ini akan mengutamakan upaya preemtif, preventif, dan penindakan secara humanis serta edukatif,” ujar Kombes Benny, Jumat (1/3/2024).

Polisi akan tetap menggunakan penindakan tilang elektronik dengan ETLE (Elektronik Traffic Law Enforcement) baik dalam bentuk statis maupun mobile.

Adapun jenis pelanggaran yang menjadi sasaran operasi meliputi penggunaan HP saat berkendara, pengemudi dibawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, pengemudi tanpa helm SNI, pengemudi dalam pengaruh alkohol, melawan arus, tidak menggunakan seat belt, knalpot racing, dan pelanggaran lainnya.

Operasi Keselamatan Cartenz juga akan fokus pada daerah yang sering terjadi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Direktorat Lalu Lintas Polda Papua dan Satuan Lalu Lintas Polres sedang memetakan daerah-daerah rawan tersebut.

“Operasi ini juga bertujuan untuk menciptakan kondisi keselamatan berlalu lintas yang optimal menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1445 H,” tambah Kombes Benny.

Dengan digelarnya Operasi Keselamatan Cartenz 2024, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Jayapura.(hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *