Jayapura, fajarpapua.com – Tiga warga Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, dilaporkan hilang terbawa arus Sungai Mamberamo setelah sebuah speedboat yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan dan terbalik di titik rawan perairan yang dikenal dengan sebutan Batavia, Rabu (14/1) sekitar pukul 13.00 WIT.
Speedboat tersebut berangkat dari Pelabuhan Kasonaweja menuju Kampung Kustra dengan membawa enam orang penumpang. Dalam perjalanan, mesin speedboat mengalami gangguan dan mati mendadak sehingga perahu kehilangan kendali dan terbalik.
Seluruh penumpang terjatuh ke sungai dan hanyut terbawa arus deras. Peristiwa ini langsung ditangani Polres Mamberamo Raya.
Kapolres Mamberamo Raya AKBP Arifin mengatakan, dari enam orang penumpang, tiga orang berhasil menyelamatkan diri, sementara tiga lainnya dilaporkan hilang dan dilakukan upaya pencarian oleh tim gabungan.
Menindaklanjuti laporan yang diterima Kamis (15/1) sekitar pukul 07.00 WIT, Polres Mamberamo Raya berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamberamo Raya serta instansi terkait. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, unsur TNI-Polri, serta masyarakat setempat diterjunkan untuk melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Mamberamo.
Pencarian dilanjutkan hingga Jumat (16/1). Sekitar pukul 02.00 WIT, tim gabungan bersama masyarakat setempat menemukan dua korban di wilayah Muara Siri Kampung Kustra dalam kondisi meninggal dunia.
“Kedua korban atas nama Bertus Kusa selaku Kepala Kampung Sikari dan Speyel Sayuri yang merupakan Mantri Kampung Sikari. Selanjutnya, kedua jenazah dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” kata AKBP Arifin.
Kapolres Mamberamo Raya menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan menyampaikan proses pencarian masih terus dilakukan terhadap satu korban lainnya.
“Kami turut berduka cita atas ditemukannya dua korban dalam kondisi meninggal dunia. Hingga saat ini masih terdapat satu korban atas nama Viktor Kusa yang belum ditemukan dan tim gabungan bersama masyarakat setempat terus melanjutkan pencarian secara maksimal,” ujar AKBP Arifin.
Ia juga menyampaikan selama proses pencarian berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Mamberamo Raya terpantau aman dan kondusif.
“Alhamdulillah situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik. Kami mengapresiasi peran serta masyarakat yang turut membantu proses pencarian,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolres Mamberamo Raya mengimbau masyarakat yang beraktivitas menggunakan transportasi air di Sungai Mamberamo agar selalu mengutamakan keselamatan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi mesin dan kelayakan sarana transportasi air sebelum berlayar, menggunakan jaket pelampung, serta menghindari perjalanan di titik-titik rawan terutama saat cuaca dan arus sungai tidak bersahabat,” katanya.
Di tempat berbeda, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengimbau masyarakat khususnya pengguna transportasi air agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan melengkapi diri dengan alat keselamatan sebelum berlayar.
“Keselamatan adalah hal utama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan,” ujarnya.
Hingga kini, tim gabungan TNI-Polri bersama instansi terkait dan masyarakat setempat masih melakukan penyisiran di sejumlah lokasi sepanjang aliran Sungai Mamberamo untuk menemukan satu korban lainnya yang masih dinyatakan hilang. (hsb)






