PAPUA

Seorang ASN Tenggelam di Sungai Abbi Yalimo, SAR Gabungan Lakukan Pencarian

18
×

Seorang ASN Tenggelam di Sungai Abbi Yalimo, SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Share this article
Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian

Jayapura, fajarpapua.com – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Epiton Tabo (25) dilaporkan tenggelam saat mandi di Sungai Abbi, Kampung Wekolani, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (31/1/2026), saat itu, korban bersama sejumlah rekannya mandi di Sungai Abbi.

iklan

Namun, ketika korban berupaya menyeberang ke tepian sungai, ia tidak kunjung muncul ke permukaan.

Rekan-rekan korban yang menunggu di seberang sungai menyadari korban tidak naik ke tepian dan diduga terseret arus sungai.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jayapura, Anton Sucipto, menjelaskan bahwa kejadian tersebut baru dilaporkan oleh dua rekan korban, Elius dan Yelimus, pada Rabu (4/2) ke Pos SAR Wamena.

“Teman korban bersama pihak keluarga sebenarnya telah berupaya melakukan pencarian secara mandiri, namun belum membuahkan hasil. Karena itu, mereka melaporkan kejadian ini ke Pos SAR Wamena untuk mendapatkan bantuan,” ujar Anton, Jumat (6/2).

Usai menerima laporan, Koordinator Pos SAR Wamena langsung mengerahkan Tim SAR Gabungan menuju lokasi kejadian dengan waktu tempuh sekitar enam jam perjalanan.

Setibanya di lokasi, tim terlebih dahulu melaksanakan briefing sebelum memulai operasi pencarian.

“Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Abbi, namun hingga saat ini korban belum ditemukan,” kata Anton.

Dalam operasi pencarian tersebut, Tim SAR Gabungan menggunakan sejumlah peralatan pendukung, di antaranya truk personel, perahu karet, peralatan SAR (PalSar), serta perlengkapan pendukung lainnya.

Unsur yang terlibat dalam operasi SAR meliputi Basarnas, keluarga korban, serta masyarakat setempat.

Sementara itu, kondisi cuaca selama pelaksanaan pencarian dilaporkan cerah berawan.

“Kami terus melakukan upaya maksimal dan berharap korban dapat segera ditemukan,” tutup Anton. (hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *