BERITA UTAMAPAPUA

Longsor di Kabupaten Yalimo, Jalur Trans-Papua Jayapura–Wamena Terputus, Satu Unit Truk Hanyut

10
×

Longsor di Kabupaten Yalimo, Jalur Trans-Papua Jayapura–Wamena Terputus, Satu Unit Truk Hanyut

Share this article
Longsor di Jalur Trans-Papua Jayapura–Wamena, Kabupaten Yalimo.

Jayapura, fajarpapua.com – Akses darat Jalan Trans-Papua yang menghubungkan Jayapura dan Wamena masih terputus akibat tanah longsor di wilayah Kabupaten Yalimo, Minggu (8/2).

Longsor dipicu tingginya curah hujan yang mengguyur kawasan tersebut sejak Sabtu (7/2) pukul 17.00 WIT hingga Minggu pukul 06.30 WIT. Kondisi tanah yang labil menyebabkan longsor di sejumlah titik ruas jalan yang sedang dalam proses peningkatan oleh PT Hutama Karya.

iklan

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, berdasarkan laporan Polres Yalimo di lapangan, terdapat enam titik longsor yang mengakibatkan jalur Trans-Papua tidak dapat dilalui kendaraan dari kedua arah.

“Titik longsor berada di Jalan Tanjakan Area Camp Pemilu yang putus total, Jalan Tanjakan Yahuli yang juga terputus, ruas Jalan Area Camp 90 dan Camp 80 yang tertimbun material longsor, Jembatan Kali Kil yang hanyut terbawa arus, serta ruas jalan di Area Kampung Wara yang tertimbun longsoran tanah,” ujarnya, Senin (9/2/2026).

Akibat kejadian ini, arus transportasi darat Jayapura–Wamena lumpuh total. Sejumlah kendaraan dilaporkan tertimbun material longsor, puluhan kendaraan lainnya terjebak di sepanjang ruas jalan, serta satu unit truk roda enam berwarna kuning hanyut di Kali Kil.

Truk tersebut dikemudikan Saudara Udin yang saat kejadian memarkirkan kendaraannya di bahu jalan. Saat longsor terjadi, material tanah menyeret kendaraan hingga jatuh ke sungai. Pengemudi bersama rekan sopir berhasil menyelamatkan diri ke tempat aman.

Cahyo menyampaikan, hingga kini tidak ada korban jiwa, sementara kerugian materil masih dalam proses pendataan.

“Berdasarkan laporan Polres Yalimo, tidak ada korban jiwa. Kerugian materil masih kami data karena beberapa kendaraan masih tertimbun material longsor dan ada yang terjebak di sepanjang ruas jalan,” katanya.

Sejak Minggu siang, Polres Yalimo melakukan koordinasi intensif dengan PT Hutama Karya. Perusahaan telah menginstruksikan subkontraktor di sejumlah titik untuk menurunkan alat berat guna mengevakuasi kendaraan yang terjebak serta membersihkan material longsor di enam lokasi terdampak.

Pada perkembangan Senin, 9 Februari 2026, proses evakuasi dan pembersihan material longsor masih berlangsung dengan mengutamakan keselamatan personel, mengingat kondisi tanah masih labil dan cuaca berpotensi memicu longsor susulan.
Kepolisian bersama pihak perusahaan mengimbau pengguna Jalan Trans-Papua dari arah Jayapura maupun Wamena untuk sementara waktu tidak mendekati zona longsoran demi keselamatan serta kelancaran proses evakuasi alat berat.

“Kami mengimbau masyarakat menunda perjalanan melalui jalur ini dan tidak mendekat ke titik longsor. Kondisi tanah masih labil dan curah hujan masih cukup tinggi sehingga berpotensi terjadi longsor susulan. Informasi pembukaan akses jalan akan kami sampaikan setelah dinyatakan aman,” ucap Cahyo.

Saat ini personel Sat Lantas Polres Yalimo tetap bersiaga di titik-titik aman untuk memberikan arahan kepada pengguna jalan serta melakukan pengawasan di sekitar lokasi longsor agar tidak ada masyarakat yang melintas di area berbahaya.

Polda Papua bersama instansi terkait terus berupaya memulihkan akses jalan sekaligus memastikan keselamatan masyarakat dan kelancaran penanganan di lokasi terdampak bencana.(hsb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *