BERITA UTAMAMIMIKAPAPUA

Melalui Proyek PASTI-Papua, Pemda Mimika dan PTFI Gelar Pelatihan 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu

364
×

Melalui Proyek PASTI-Papua, Pemda Mimika dan PTFI Gelar Pelatihan 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu

Share this article
Suasana pelatihan 25 keterampilan dasar kader Posyandu kampung di Hotel Cendrawasih 66 yang dimulai Selasa (24/2).

Timika, fajarpapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika bersama PT Freeport Indonesia dan Wahana Visi Indonesia melalui Proyek PASTI-Papua menggelar pelatihan 25 keterampilan dasar bagi kader Posyandu kampung.

Pelatihan yang diikuti kader Posyandu dari sejumlah kampung dampingan ini berlangsung selama tiga hari di Hotel Cendrawasih 66, mulai Selasa (24/2) hingga Jumat (27/2).

iklan

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dasar kader Posyandu agar sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Pelatihan tersebut diikuti kader dari Posyandu Kampung Atuka, Kampung Keakwa, Kampung Kokonao, Kampung Fanamo, Kampung Omawita, Kampung Ohotya serta satu kampung non-dampingan yakni Kampung Mioko.

Selain meningkatkan kapasitas kader, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat koordinasi layanan kesehatan di tingkat kampung sehingga implementasi Integrasi Layanan Primer dapat berjalan lebih optimal di tingkat Posyandu maupun Puskesmas yang menjadi wilayah dampingan proyek.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Mimika, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Mimika, Lenny Silas, dalam sambutan pembukaan menyampaikan pelatihan ini sangat penting bagi para kader Posyandu untuk memahami peran dan tugas mereka dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan kader Posyandu yang memiliki keterampilan dasar terstandar sangat penting, khususnya dalam pengelolaan Posyandu serta pelayanan bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan Balita.

“Melalui pelatihan ini para kader diharapkan mengetahui, memahami, dan mampu menjalankan peran mereka dalam pelayanan Posyandu dengan pendekatan siklus hidup,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan serius hingga selesai.

“Pelatihan ini sangat penting, karena ada berbagai program baru yang perlu diketahui dan dipelajari oleh para kader Posyandu,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, pelatihan menggunakan metode klasikal yang dilaksanakan secara terstruktur dalam satu kelompok besar.

Para fasilitator berperan sebagai pengarah utama dalam proses pembelajaran, mulai dari membangun pemahaman dasar yang seragam, memperkuat pengetahuan konseptual, hingga praktik lapangan.

Proyek Kemitraan untuk Akselerasi Percepatan Penurunan Kasus Stunting di Indonesia (PASTI)–Papua sendiri merupakan program berdurasi dua tahun delapan bulan yang bertujuan mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia, khususnya di Provinsi Papua Tengah dan Papua Selatan.

Program ini menyasar beberapa wilayah seperti Kabupaten Mimika dan Kabupaten Nabire di Papua Tengah serta Kabupaten Asmat di Papua Selatan melalui berbagai kegiatan gizi terpadu yang sejalan dengan prioritas nasional pada Tahun 2026.

PASTI-Papua merupakan proyek penguatan teknis yang didukung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan didanai oleh PT Freeport Indonesia, sementara implementasi program dilaksanakan oleh Wahana Visi Indonesia. (ron)

Komentar (0)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP