Jayapura, fajarpapua.com – Ribuan warga di Kabupaten Jayapura sejak kemarin hingga sekarang menerima bantuan Program Bantuan Sosial Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap I Tahun 2026 di Kantor Pos Sentani.
Pemberian bantuan sosial dan PKH dari Pemerintah Republik Indonesia dilaunching serentak oleh pemerintah pusat melalui Pemerintah Kabupaten Jayapura di Kantor Pos Sentani, Rabu (4/3).
Perwakilan Kementerian Sosial RI untuk Regional VI Maluku–Papua sekaligus Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional VI Jayapura John Mampioper mengatakan, launching pemberian bantuan sosial tahap pertama tahun 2026 dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
John Mampioper mengungkapkan bantuan sosial yang disalurkan ini diharapkan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat yang berhak menerima.
“Untuk Triwulan I Tahun 2026, jumlah penerima manfaat di Kabupaten Jayapura sebanyak 3.538 kepala keluarga dengan total anggaran sebesar Rp3,97 miliar. Data penerima manfaat berasal dari pemerintah kabupaten secara berjenjang dan harus sesuai dengan ketentuan yang mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang sosial ekonomi nasional,” ujarnya.
Ia berharap seluruh kepala kampung mengetahui dan memahami Inpres tersebut. Data warga yang diberikan harus benar-benar valid dan jelas sehingga tidak ditemukan lagi warga yang sudah meninggal dunia namun masih tercatat sebagai penerima bantuan.
John Mampioper mengatakan, persoalan data tidak hanya terjadi di Kabupaten Jayapura tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia. Oleh karena itu pada tahun ini Kementerian Sosial bekerja sama dengan berbagai pihak di tingkat nasional, provinsi hingga kabupaten untuk melakukan pemutakhiran data di lapangan.
Ia meminta dukungan kepala kampung dan kepala distrik melalui Dinas Sosial Kabupaten Jayapura untuk aktif memonitor dan memvalidasi data sehingga tidak ada lagi penerima bantuan yang sudah meninggal dunia atau pindah domisili namun masih tercatat sebagai penerima manfaat.
“Penerima manfaat bantuan sosial merupakan masyarakat dalam kategori desil 1 sampai desil 4. Kalau sudah di atas desil tersebut tidak lagi menerima bantuan karena dinilai tingkat kesejahteraannya sudah meningkat. Pesan Presiden kepada menteri dan seluruh penerima manfaat, bantuan sosial ini sifatnya sementara. Jangan berharap dari lahir sampai meninggal terus menerima bantuan. Negara harus memberi kesempatan kepada masyarakat lain yang lebih membutuhkan,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen, baik masyarakat, TNI, Polri maupun pemerintah daerah untuk bersama-sama menyukseskan program kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dengan dilaksanakannya penyaluran bantuan sosial di Sentani diharapkan dapat menjadi percontohan bagi distrik-distrik lain di Kabupaten Jayapura.
Salah satu warga penerima bantuan sosial Yulika Felle menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas perhatian kepada masyarakat kurang mampu di Papua.
“Bantuan uang tunai yang diberikan pemerintah ini bisa membantu kami mengatasi kekurangan dalam rumah tangga. Hari ini saya mendapat uang Rp825.000 dari pemerintah. Bantuan ini kadang diberikan per tiga bulan dan per enam bulan,” katanya.
Ibu empat orang anak ini mengaku bantuan sosial yang diberikan pemerintah sangat membantu pembiayaan sekolah serta memenuhi kebutuhan anak-anaknya setiap hari. (hsb)








Komentar (0)