Lewati ke konten utama

Pemkab Mimika Siapkan Generasi Muda Jadi Calon Pemimpin dan Penggerak Pembangunan

Redaksi Fajar PapuaPenulis
14.04 WIT2 menit baca138 dibaca
Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026 yang digelar Dispora Mimika di salah satu hotel di Timika, Senin (5/10/2026).
Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026 yang digelar Dispora Mimika di salah satu hotel di Timika, Senin (5/10/2026).Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika mendorong generasi muda untuk mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin sekaligus penggerak pembangunan daerah.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Kepemimpinan Pemuda Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mimika di salah satu hotel di Timika, Senin (5/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 5–7 Oktober 2026, dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Drs. Ananias Faot, mewakili Bupati Mimika.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan, pemuda memiliki posisi strategis dalam menentukan masa depan Kabupaten Mimika.

Menurutnya, generasi muda tidak boleh hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi harus berani mengambil peran sebagai pelaku pembangunan.

“Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi harus tampil sebagai pelaku,” ujarnya.

Ia mengatakan, sosok pemimpin muda yang dibutuhkan tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga karakter, integritas, disiplin, rasa tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi serta keberanian mengambil keputusan secara bijaksana.

Karena itu, pelatihan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi para peserta untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan, khususnya dalam mengelola organisasi, membangun kerja sama, menyelesaikan persoalan serta menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat dan daerah.

Ketua panitia, Alberthin Timang mengatakan kegiatan tersebut diikuti perwakilan dari berbagai organisasi kepemudaan di Kabupaten Mimika.

Diantaranya organisasi Cipayung, KNPI, Karang Taruna, Aliansi Pemuda Ambon, Aliansi Pemuda Kamoro serta sejumlah organisasi kepemudaan lainnya.

Para peserta juga mendapatkan materi dari narasumber Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia serta mengikuti diskusi dan sesi tanya jawab.

Ananias menambahkan, upaya mencetak pemimpin muda tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan, dunia usaha dan masyarakat.

“Pengembangan kepemimpinan pemuda membutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Melalui pelatihan tersebut, Pemkab Mimika berharap dapat melahirkan kader-kader pemimpin muda yang memiliki kapasitas, integritas dan keberanian untuk mengambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Mimika di masa mendatang.