Lewati ke konten utama

Seorang Mahasiswa Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusukan di Sentani, Polisi Selidiki Motif

Redaksi Fajar PapuaPenulis
19.34 WIT2 menit baca65 dibaca
Jenazah mahasiswa berinisial ND (27) ditemukan di kawasan Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (9/10/2026).
Jenazah mahasiswa berinisial ND (27) ditemukan di kawasan Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (9/10/2026).Foto / JAYAPURA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Seorang mahasiswa berinisial ND (27) ditemukan meninggal dunia di kawasan Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (9/10/2026). Pada pemeriksaan fisik luar awal, polisi menemukan 15 luka tusukan di bagian perut sebelah kiri korban.

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan mengatakan, setelah menerima laporan penemuan jenazah, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan.

Tim Reserse bersama Tim Identifikasi (Inafis) Polres Jayapura kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti dan mencari petunjuk terkait peristiwa tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan fisik luar awal, ditemukan 15 luka tusukan pada bagian perut sebelah kiri korban,” ujar AKBP Dionisius kepada wartawan di Mapolres Jayapura.

Ia menjelaskan, identitas korban telah diketahui, yakni ND, laki-laki berusia 27 tahun yang berdomisili di BTN Permata Hijau.

Penemuan jenazah tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.00 WIT. Seorang saksi yang melihat korban kemudian memberitahukan kejadian itu kepada saksi lainnya sebelum dilaporkan ke pos polisi di kawasan Pasar Lama.

“Seorang saksi yang melihat keberadaan korban kemudian memberitahukan kepada saksi lainnya, sebelum kejadian tersebut dilaporkan ke pos polisi di kawasan Pasar Lama,” katanya.

Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Yowari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna membantu memastikan penyebab kematian.

Kapolres menegaskan, temuan luka tusukan menjadi salah satu fokus penyelidikan. Meski demikian, polisi masih mendalami kondisi korban untuk memastikan penyebab kematian serta mengungkap secara utuh peristiwa yang terjadi.

“Namun, kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian serta mengungkap secara utuh peristiwa yang terjadi,” jelasnya.

Dalam penanganan kasus ini, penyidik telah meminta keterangan dari dua orang saksi yang berkaitan dengan penemuan jenazah. Polisi juga memasang garis polisi di sekitar lokasi untuk mengamankan TKP dan mendukung proses penyelidikan.

Sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari menerima laporan, mendatangi dan mengamankan TKP, melakukan olah TKP, hingga mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti yang berpotensi membantu mengungkap kasus tersebut.

Kapolres juga telah memerintahkan Kasat Reskrim bersama tim untuk melakukan penyelidikan secara intensif, termasuk menelusuri pihak-pihak yang diduga berkaitan dengan kematian korban.

Hingga perkembangan penanganan sekitar pukul 16.30 WIT, penyidik masih berupaya mengungkap kronologi lengkap kejadian, motif, serta pihak yang bertanggung jawab atas kematian ND.

Polres Jayapura mengharapkan dukungan masyarakat agar kasus tersebut dapat segera terungkap. Masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian itu diimbau segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian untuk membantu proses penyelidikan.

(hsb)