Timika, fajarpapua.com – Maxim Timika menegaskan tidak akan menoleransi pengemudi yang menjemput penumpang menggunakan identitas atau data yang tidak sesuai dengan informasi pada aplikasi.
Penegasan ini disampaikan menyusul adanya perhatian masyarakat terhadap keamanan dan identitas pengemudi layanan transportasi daring di Kabupaten Mimika.
Head of Division (HOD) Maxim Timika, Hendra Nussally meminta masyarakat untuk berperan aktif melaporkan apabila menemukan pengemudi yang menjemput penumpang dengan data diri tidak sesuai dengan identitas yang tercantum pada aplikasi Maxim.
Pernyataan Hendra menanggapi keluhan warga terkait kasus kriminalitas di bulan September dan Oktober 2026 yang menggunakan mobil beratribut maxim.
“Kami turut prihatin atas kejadian tersebut. Kami mohon agar masyarakat bisa membantu melapor melalui aplikasi atau datang langsung ke kantor Maxim jika menemukan pengemudi yang menjemput penumpang dengan data tidak sesuai dengan yang terdapat pada aplikasi,” ujar Hendra.
Menurutnya, kesesuaian identitas pengemudi dengan data pada aplikasi merupakan hal penting yang perlu diperhatikan demi menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa identitas pengemudi serta informasi kendaraan sebelum memulai perjalanan.
Apabila ditemukan ketidaksesuaian antara identitas pengemudi atau kendaraan dengan informasi pada aplikasi, penumpang diharapkan tidak mengabaikannya dan segera menyampaikan laporan kepada pihak Maxim melalui fitur pelaporan di aplikasi atau dengan mendatangi kantor Maxim di Jl Hasanuddin Ruko Pelangi, Timika, Papua Tengah.
"Kami berharap kerja sama masyarakat dalam menyampaikan laporan dapat membantu perusahaan menindaklanjuti setiap dugaan pelanggaran serta meningkatkan keamanan layanan transportasi daring di Mimika," ujarnya.(fan)















