Perahu yang ke Kokonao Lewat Sungai, Ingat Barang Ini Ada Sepanjang Kali…

by -
Warga yang menggunakan perahu motor menuju Kokonao mengalami mesin mati lantaran baling-baling mesin rusak setelah menghantam lumpur

Timika, fajarpapua.com

Bencana alam banjir yang melanda Kabupaten Mimika memberi dampak kerusakan yang cukup parah. Jalan Trans Nabire sepanjang ratusan meter berubah jadi sungai, perumahan dan ternak warga Kampung Kamora Gunung hanyut, perumahan warga di Hiripauw dan Cenderawasih terendam, dan yang lebih parah lagi jalur sungai Timika Kokonao yang dikeruk sudah dangkal lagi.

Marselinus, salah seorang warga Kokonao kepada Fajar Papua, Senin mengatakan, pendangkalan jalur sungai terparah di titik-titik yang dikeruk Pemda Mimika beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, dirinya dan beberapa teman terpaksa menghabiskan waktu satu setengah hari perjalanan lantaran sepanjang perjalanan selalu berhadapan dengan sungai dangkal. “Susah lewat, apalagi yang perahu susun pasti kandas, sungai sudah dangkal sekali. Jadi kalau mau lewat sungai ingat sungai berlumpur, sudah dangkal,” ungkapnya.

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob S.Sos, MM ketika dikonfirmasi Senin malam terkait pendangkalan kali kerukan menuju Kokonao membenarkan hal tersebut.

“Tahun ini volume air terlalu tinggi. Dampak sepanjang kali kerukan dan muara sungai terjadi pendangkalan yang luar biasa. Akses perahu sekarang susah sekali. Yang dikeruk dulu sudah dangkal semua,” kata Wabup JR melalui sambungan telepon seluler.