Warga Timika “Kian Lelah” Hadapi Covid 19, Jumlah Penderita Baru Meningkat Tajam

by -

Timika, fajarpapua.com
Warga Timika terkesan kian lelah menjalani pola hidup baru. Bersamaan dengan itu, jumlah penderita baru positif Covid 19 kian pesat.

Matias, salah seorang warga Sempan saat ditemui di Gereja Katolik Sempan, Minggu, mengaku khawatir dengan grafik perkembangan Covid 19 di Kabupaten Mimika.

“Yang saya lihat sepertinya masyarakat sudah lelah jalani cara hidup era new normal. Sekarang di jalan-jalan orang sudah jarang pakai masker. Ini sangat berbahaya sekali, pasti ada ledakan jumlah pasien,” ungkapnya.

Matias berharap Pemda Mimika memikirkan kembali kemungkinan merubah pola yang diterapkan saat ini. Sebab, masyarakat terkesan masa bodoh dan malah menilai wabah tersebut hanyalah rekayasa untuk menghabiskan dana.

“Kita bisa lihat komentar miring di media sosial itu sangat masif. Padahal secara tidak sadar ini bom waktu yang suatu saat akan berdampak luas,” ujarnya.

Sikap antipati itu tidak hanya terepresentasi di media sosial, tapi juga di kehidupan nyata.

BACA JUGA:  Penularan Covid 19 di Mimika Terus Menurun, Ini Total Pasien yang Meninggal Dunia

“Kita sendiri bisa lihat orang tidak lagi menjaga jarak. Di pasar dan pertokoan tampak warga berdesak-desakan. Di mana-mana bebas, sepertinya Covid 19 hanya dilihat sebelah mata,” paparnya.

Sementara itu, Tim Gugus Covid 19 merilis update persebaran kasus aktif Covid-19 di Mimika Per 30
Agustus 2020, Pukul 19.30 WIT.

Terjadi penambahan 18 kasus baru positif, dimana 11 kasus dari Kampung Amar-Napare (Portsite) Distrik Mimika Timur Jauh dan Distrik Tembagapura 7 kasus. Sedangkan 6 pasien dinyatakan sembuh dari Distrik Mimika Baru 4 orang dan 2 orang Distrik Wania.

Dengan demikian kumulatif kasus positif berjumlah 765 orang dan kasus aktif 108. Total yang sembuh 647 orang.

Kampung Kadun Jaya dari zona kuning menjadi zona hijau. Distrik Wania dari zona merah menjadi zona kuning.

Distrik Kuala Kencana masih zona kuning. Sedangkan Mimika Baru, Tembagapura dan Kelurahan Tembagapura tetap zona merah.(red)