BERITA UTAMAMIMIKApinpost

Wabup Mimika Prihatin Kasus Covid 19 Kian Tidak Terkontrol, Warga Minta Pemda “Tarik Rem”

pngtree vector tick icon png image 1025736
4
×

Wabup Mimika Prihatin Kasus Covid 19 Kian Tidak Terkontrol, Warga Minta Pemda “Tarik Rem”

Share this article
RSUD Mimika
Ruang elang, bangsal khusus RSUD Mimika merawat pasien Covid 19.

Timika, fajarpapua.com
Jumlah penderita Covid 19 di Kabupaten Mimika terus mengalami kenaikan yang signifikan. Hanya sehari kemarin Rabu (16/9), terdapat penambahan 40 kasus baru dan 3 pasien Covid 19 meninggal dunia.

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

Salestinus Ola, menanggapi pemberitaan Fajar Papua meminta Pemda Mimika segera “tarik rem” untuk menghentikan laju pertumbuhan wabah virus yang makin berbahaya itu.

“Seperti DKI mereka segera berlakukan lagi lockdown. Kita juga harus begitu, saya lihat penambahan penderita kian memprihatinkan, semakin susah dihentikan,” ungkap Ola melalui laman FB.

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob S.Sos, MM juga menyoroti kasus Covid 19 yang kini meningkat tajam.

Angka reproduksi secara umum di Mimika saat ini sebanyak 1,8 dan khusus di kota Timika naik 2,6.

Saat ini pasien Covid di Timika sedang dalam pengawasan RSUD Mimika dan RS Tembagapura.

“Kasus naik terus ini sangat bahaya. Saya minta warga Mimika belajar dari Spanyol dimana warga tidak percaya lagi dengan Covid, akibatnya orang banyak mati karena Covid 19,” ujarnya.

Dengan kasus yang terus meningkat, kata dia, warga Mimika harus mulai merubah diri mengikuti protokol kesehatan.

“Tidak berat kalau kita pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Bagi yang sudah kena harus isolasi mandiri di rumah dan jangan keluar menyebarkan wabah kepada yang lain,” ucapnya.

Soal RSUD Mimika yang mulai mengurangi pelayanan pasien umum, Wabup JR mengatakan warga yang sakit harus tetap dilayani.

“Nanti Pemkab akan koordinasi dengan Freeport karena mereka ada 1.000 tempat tidur untuk pelayanan Covid ini. Pasti mereka siap bantu kita. Timika kasus bertambah dan yang sembuh berkurang, ini sangat berbahaya,” kata Wabup JR mengingatkan.(mar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *