BERITA UTAMAMIMIKA

Singaraja Mimika Langganan Banjir, Pendeta Surati Bupati, Anggota DPRD Kritik Got dan DAS

pngtree vector tick icon png image 1025736
5
×

Singaraja Mimika Langganan Banjir, Pendeta Surati Bupati, Anggota DPRD Kritik Got dan DAS

Share this article
Air rendam timika
Rumah warga kompleks Singaraja direndam air hingga pinggul orang dewasa

Timika, fajarpapua.com – Warga kompleks Singaraja Mimika, Papua, mengeluhkan banjir yang selalu melanda wilayah itu.

Seperti yang terjadi Selasa (29/12). Akibat banjir yang terjadi sejak pukul 15.00 WIT, gang Singaraja tergenang air sampe lutut orang dewasa.

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

Sungai yang terletak di jalan masuk mengalami pendangkalan. Sehingga air sungai meluap ke rumah-rumah warga sekitar.

Salah seorang warga, Djabir Amiruddin kepada Fajar Papua, Rabu (30/12) mengatakan, saat Athanasius Allo Rafra menjabat Plt Bupati Mimika, dia pernah memerintahkan dinas pekerjaan umum melakukan normalisasi sungai di jalan masuk gang Singaraja.

Namun saat ini tidak ada perhatian dari Pemda Mimika. Padahal warga pernah mengusulkan permintaan normalisasi sungai dua tahun lalu namun tidak diindahkan.

Seperti disaksikan Fajar Papua air meluap merendam perabotan rumah tangga seperti tempat tidur, bantal, kasur dan lainnya.

“Kami warga Singaraja minta pemerintah daerah melalu dinas terkait untuk melakukan normalisasi sungai di tahun 2021. Kami harap ini jadi prioritas,” harap Djabir.

Sementara itu, Pdt Rudolf Labok melalui laman WA meminta bupati Mimika memperhatikan keadaan warga Gorong-gorong.

“Yth Bapak Bupati, Bapak Wabup serta Kadis PU tolong kami warga Gorong-gorong akibat banjir rumah kebanjiran. Kalau bisa ada alat mengeruk kali yang penuh sampah yang menghalangi kelancaran air mengalir akibatnya rumah warga kebanjiran,” tulisnya.

Sementara itu, anggota DPRD Mimika Leonardus Kocu usai melakukan pemantauan di sejumlah lokasi banjir Selasa sore meminta Pemda Mimika segera membenahi got dan daerah aliran sungai (DAS) dalam kota Timika.

“Got banyak yang tidak tersambung, lalu DAS sudah dangkal akibat sampah dan rumah warga, keadaan ini harus disikapi,” ujarnya.

Kepala Dinas PU Kabupaten Mimika, Robert Mayaut sudah dihubungi terkait hal ini namun belum memberikan jawaban.(boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *