Waspada Gempa Bumi di Indonesia Terus Meningkat Sejak 2017

by -
gempa bumi di indonesia
ilustrasi

Jakarta, Fajarpapua.com – Gempa bumi di Indonesia yang belakangan ini ramai dibicarakan ternyata sudah semenjak tahun 2017 terjadi tren peningkatan frekuensi dan luasan wilayah gempa bumi.

Hal tersebut seperti yang diberitakan oleh Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati bahwa hingga tanggal 23 Januari 2021 telah terjadi 54 kali guncangan gempa dengan kekuatan yang bervariatif besarannya.

“Kami (BMKG) memantau bahwa untuk sementara ini terjadi tren aktivitas gempa di Indonesia. Tahun 2021 saja yang baru 23-24 hari ini sudah terjadi 54 kali gempa. Ini adalah data kemarin (22 Januari 2021) bila di lihat maka bisa disebutkan gempa bumi di Indonesia ini terjadi setiap hari.” Ujar Dwikorita Karnawati pada konferensi pers yang dilakukan secara virtual (23/01/2021).

Ditambahkan juga oleh Dwi bahwa sebelumnya gempa bumi di Indonesia hanya sekitar 5.000 hingga 6.000 kali dengan berbagai kekuatan. Namun semenjak tahun 2017 angka ini terus terjadi lonjakan.

Pada tahun 2017 gempa bumi di Indonesia terjadi 7.500 kali guncangan dan pada tahun 2018 terjadi sebanyak 11.920.

Dwi juga menyampaikan bahwa sudah menyerahkan data yang diperlukan sesuai analisa kemungkinan adanya potensi multi bencana pada Oktober 2020 untuk dapat dilakukan langkah-langkah preventif yang diperlukan.

Perkiraan potensi bencana tersebut tidak hanya gempa bumi dan kejadian Hidrometeorologi saja, namun terdapat potensi tsunami termasuk dampak dari cuaca ekstrem, banjir hingga kemungkinan terjadinya longsor pada beberapa titik rawan.

BACA JUGA:  BMKG Ingatkan Sejumlah Wilayah di Indonesia Potensi Hujan Lebat Disertai Kilat

“kami sudah menyerahkan data peringatan potensi multi bencana itu pada bulan Oktober 2020 lalu.” Tambah Dwi.

Dua Gempa Bumi di Indonesia Berkekuatan Besar

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Geofisika, Sadly juga menginformasikan bahwa di awal tahun 2021 ini tercatat dua gempa bumi di Indonesia berkekuatan menengah hingga besar.

Kedua gempa bumi tersebut terjadi pada tanggal 14 Januari 2021 dan 15 Januari 2021 yang terjadi di Majene dan Mamuju.

Kekuatan gempa yang terjadi pada wilayah tersebut adalah sebesar 5,9 yang terjadi pada pukul 13:35.49 WIB di hari Kamis, 14 Januari 2021. Kemudian pada Jumat tanggal 15 Januari 2021 pukul 01:28.21 WIB terjadi kembali dengan kekuatan 6,2 Magnitudo.

Sadly juga menambahkan bahwa rangkaian gempa susulan terus terjadi setelah terjadinya gempa tersebut. Menurut catatannya hingga Sabtu, 23 Januari 2021 pukul 11:00 WIB terjadi 43 kali gempa susulan dan gempa yang dirasakan sebanyak 7 kali.

Untuk itulah BMKG meminta masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana untuk tetap waspada dan selalu melaporkan berbagai kejadian yang berpotensi terjadinya bencana yang lebih besar lagi.

Dengan adanya peningkatan gempa bumi di Indonesia ini pemerintah melalui BMKG secara berkelanjutan terus memantau dan melakukan sosialisasi penanganan bencana kepada masyarakat.

INFO IKLAN 0812-3406-8145 banner 300250