3.000 Keluarga di Mimika Dicoret dari Data Penerima Bantuan Sosial Tunai Kemensos RI

by -
Dinas Sosial Mimika
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mimika, Petrus Yumte, SH

Timika, fajarpapua.com – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mimika, Petrus Yumte mengemukakan, jumlah keluarga penerima bantuan sosial tunai di Kabupaten Mimika berkurang 3.000 dari sekitar 8.000 keluarga pada 2020 menjadi sekitar 5.000 keluarga pada 2021.

Yumte mengaku tidak tahu persis alasan pengurangan data yang sangat siginifikan itu.

“Kami tidak tahu kenapa sampai dikurangi sebanyak itu, karena yang menetapkan penerima BST langsung dari Kementerian Sosial. Pembayarannya pun melalui Kantor Pos, kami tidak mengetahui siapa-siapa yang menerima,” kata Petrus Yumte di Timika, Selasa (24/3).

Dia mengatakan, kemungkinan ada KPM yang tidak mengambil jatah bantuan pada tahun 2020 sehingga kuota penerima bantuan dikurangi pada 2021.

Dinas Sosial saat ini berkoordinasi dengan PT Pos Indonesia Kantor Cabang Timika untuk memutakhirkan data penerima BST.

Kantor Pos Cabang Timika sejak awal Maret 2021 sudah menyalurkan BST tahun 2021. Kalau tahun lalu keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan uang tunai senilai Rp600 ribu per bulan, tahun ini setiap KPM hanya menerima bantuan Rp300 ribu per bulan.

Menurut data Kantor Pos Cabang Timika, jumlah penerima BST di Mimika tahun ini sebanyak 5.752 KPM yang tersebar di 18 distrik.

Sebanyak 4.396 KPM penerima bantuan tinggal 12 distrik (kecamatan) di wilayah pegunungan dan pesisir pantai, yaitu Agimuga, Alama, Amar, Hoeya, Jita, Jila, Mimika Barat Jauh, Mimika Barat Tengah, Mimika Barat, Mimika Tengah, Mimika Timur Jauh, dan Tembagapura.

Sebanyak 1.356 KPM sisanya tersebar di enam distrik, yaitu Mimika Baru, Kwamki Narama, Wania, Mimika Timur, Iwaka, dan Kuala Kencana.

Yumte mengatakan bahwa selain menyalurkan BST, Kementerian Sosial juga menyalurkan bantuan dana dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).(ant/ana)