Ironis !!! Timika Punya Pelabuhan Ikan Bagus, Tapi Tidak Dinikmati Nelayan Kamoro

by -
PPI pomako
PPI Pomako yang disandari ratusan kapal ikan luar.

Timika, fajarpapua.com – Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Mimika berhasil membangun Pelabuhan Pangkalan Ikan (PPI) di Pomako. Namun kehadiran PPI dengan ribuan kapal ikan itu hanya dinikmati nelayan luar.

Kehadiran PPI menjadi tanda tanya sudah berapa banyak nelayan Kamoro yang dibina jadi nelayan profesional yang sehari-hari turun melaut?.

“Sekarang saya mau tanya kehadiran PPI ini sudah berapa banyak warga Kamoro yang mendaratkan kapalnya atau kerja di PPI?. Setidaknya pemerintah sejak awal design PPI ini bisa menyerap tenaga lokal di wilayah ini. Kenyataan yang terjadi sama sekali tidak ada. OPD teknis harus melihat baik hal ini dan tolong rencanakan program pemberdayaan bagi masyarakat asli Kamoro yang ada di wilayah Pomako,” tukas Kadistrik Mimika Timur Yulianus Pinimet, SIP kepada wartawan, Senin (22/3).

Pemberdayaan, kata dia, sangat penting dalam rangka mempersiapkan warga Mimika Timur agar dapat berpartisipasi dalam semua proses pembangunan termasuk pembangunan sektor kelautan.

Dijelaskan, jika tahun ini ada bantuan Jhonson dan sarana prasarana lainnya bagi warga 5 kampung di Mimika Timur mestinya harus diikuti program pemberdayaan.

Setidaknya melalui Dinas Perikanan dapat mengusulkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan RI agar nelayan lokal dan warga pesiar Pomako dapat berpartisipasi di PPI.

Keikutsertaan warga lokal yang bekerja di PPI, bisa mengurangi permasalahan, keributan atau sering mabuk-mabukan di wilayah itu.

INFO IKLAN 0812-3406-8145 banner 300250