Flashnews: Saling Panah di Mile 25 Mimika, Seorang Terluka, 5 Orang Diamankan

by -
Bentrok
Pendulang yang diamankan di Polsek Miru.

Timika, fajarpapua.com – Aksi saling panah terjadi di Mile 25, Kamis (25/3) pagi. Dua orang dilaporkan dilarikan ke RSUD Mimika yakni SA akibat terkena panah wayer di bagian dada.

Data sementara yang dihimpun fajarpapua.com di Polsek Mimika Baru, 5 orang yang ikut terlibat dalam peristiwa itu sudah diamankan di Polsek Mimika Baru.

Dua kelompok yang terlibat saling serang dari kampung WT, CB dan HL melawan kelompok dari Kampung YT.

Diwawancarai di Polsek Miru, seorang korban mengatakan, masalah berawal lahan pendulang dikuasai kelompok EL.
Pelaku masuk ke area pendulang di Mile 25 mengobrak abrik dengan membawa alat tajam seperti panah dan parang, terdapat juga kelompok yang membawa pistol.

Kepala kelompok EW berkilah Mile 29 sampai Porsite dikuasainya dengan anggota kelompok hampir 100 orang.

Masyarakat pendulang dimintai uang masuk Rp 400 ribu per orang, iuran perbulan Rp 200 per orang.

Kelompok EL membuat kerusuhan di lahan pendulang Mile 25 karena ada pendulang yang tidak membayar iuran. Bentrokan terjadi Rabu (24/3) di Mile 24 dan Kamis di Mile 25.

Ketua Komunitas Pemuda Kei Timika, Yosep Temorubun SH meminta dua kelompok tahan diri dan menyerahkan sepenuhnya kasus itu pada proses hukum.

“Kami minta jangan selesaikan kekeluargaan, tolong polisi proses ini secara hukum. Kasus ini masalah oknum, bukan kampung,” ujarnya.

Dikemukakan, persoalan kali dulang adalah hak ulayat suku asli Mimika, sehingga tidak dibenarkan ada pungutan apapun. “Ini orang Papua punya tanah, jangan klaim lokasi A milik ini lokasi B milik itu. Stop ada klaim mengklaim, jangan bikin malu,” paparnya.(tim)