Pelni Timika Masih Layani Penjualan Tiket Hingga 5 Mei 2021, Edwin: Pulang Sebelum Waktu

by -
Kepala Pelni Cabang Timika
Kepala Pelni Cabang Timika

Timika, fajarpapua.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Timika hanya melayani penjualan tiket hingga 5 Mei 2021 selama periode pelarangan mudik 2021 (6–17 Mei ). Penjualan tiket kembali dilakukan pada 18 Mei 2021 di kantor cabang.

Kepala Pelni Timika, Edwin kepada fajarpapua.com saat ditemui di kantornya Jumat (23/4) mengatakan, meskipun tidak menerima surat secara tertulis yang dikirim ke Pelni Timika, pihaknya tetap mengikuti kebijakan larangan mudik dari Pemerintah pusat.

Larangan mudik telah ditegaskan dalam Adendum SE Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19.

“Larangan mudik sudah ada edaran dari Satgas Covid-19, itu sifatnya nasional jadi semua transportasi harus ikut,” jelas Edwin.

Menurutnya, larangan mudik pertanggal 6-17 Mei 2021 merupakan langkah pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi serta memutus mata rantai Covid-19.

“Pemerintah juga pastinya berkaca dari tahun kemarin di pulau Jawa, tidak ada larangan mudik, saat banyak yang mudik secara mendadak penyebaran Covid-19 meningkat drastis,” katanya.

Kata dia, apabila masyarakat ingin bepergian keluar Timika hendaknya sebelum tanggal 5 Mei 2021 atau menunggu tanggal 18 Mei 2021.

“Kalau punya inisiatif ingin pulang kampung pergi saja sebelum tanggal 5 Mei atau setelah tanggal 17 Mei, kalau tanggal 5 Mei pastinya penjualan tiket sudah tutup, karena tidak mungkin 5 Mei beli tiket buat tanggal 6 yah,” paparnya.

Setelah dikonfirmasi, Edwin mengakui penumpang Pelni Timika perbulan April ini tidak mengalami peningkatan, sama seperti hari biasanya.