Ratusan Orang Tua dan Pelajar Asrama Taruna Papua Palang Akses Masuk Terminal Bus MP 26

by -
Orang tua murid dan pelajar Asrama Taruna Papua menutup akses Terminal Bus di MP 26.
Orang tua murid dan pelajar Asrama Taruna Papua menutup akses Terminal Bus di MP 26.

Timika, fajarpapua.com – Sekitar 100 orang warga, Jumat (11/6) sekitar pukul 08.51 WIT melakukan aksi pemalangan di Mile Point 26.

Mereka menutup jalan masuk Terminal Bus menggunakan batu-batu berukuran besar. Sebagian warga mengaku orang tua murid dan pelajar dari Asrama Taruna Papua.

Sesuai pantauan fajarpapua.com, pemalangan dilakukan tepat di pintu masuk terminal bus MP 26. Diduga pemalangan itu terkait permintaan fasilitas bus ke Tembagapura namun ditolak.

Security and Risk Management (SRM) menolak memfasilitasi mereka yang hendak naik ke Tembagapura karena tidak ada informasi dari pihak CLO mengenai permintaan bus untuk masyarakat. Sehingga pihak KPI dan SRM tidak bisa memenuhi permintaan mereka.

Saat pemalangan berlangsung, sebanyak 14 personil dari Pam Obvit Polres Mimika dan satu regu dari Sabhara tiba di lokasi pemalangan untuk melakukan pengamanan dan negosiasi agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kasat Sabhara, AKP Rusman Letsoin kepada masyarakat yang melakukan aksi pemalangan menjelaskan area MP 26 merupakan area obyek vital nasional sehingga apabila ada aksi maka seharusnya mengikuti mekanisme yang berlaku agar tidak mengganggu aktivitas.

“Jangan menghalangi aktivitas di terminal karena itu melanggar hukum. Kami akan bantu koordinasi dengan pihak SLD yang biasa mengurus kepentingan masyarakat, tolong sekarang semua kumpul di pinggir jalan jangan menghalangi aktivitas kendaraan,” katanya.

Departemen CLO Max Murib menambahkan, pelajar seharusnya sudah mengetahui mekanisme, termasuk apabila hendak ke Tembagapura harus mengurus izin naik.

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.