635 Ibu atau Anak di Mimika Meninggal Dunia dari 100.000 Kelahiran Hidup 😢

by -
Reynold Ubra
Reynold Ubra

Timika, fajarpapua.com – Angka kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Balita (AKB) di Kabupaten Mimika hingga tahun 2020 masih tinggi yakni 635 per-100.000 kelahiran hidup.

Melalui kerjasama lintas sektor diharapkan semua menjadi satu kekuatan yang akan menekan angka kematian tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra, SST M.Epid kepada wartawan usai kegiatan pertemuan di Grand Tembaga Hotel beberapa hari lalu mengatakan Dinkes mengumpulkan OPD terkait, distrik, kelurahan, dan kepala kampung yang menjadi lokus program.

banner 300250

“Tujuannya supaya kita sama-sama terlibat dalam menurunkan AKI, AKB dan Stunting,” ujarnya

Reynold menyatakan, sesuai standar MDGS angka kematian harus 70 per 100.000 kelahiran hidup. Tapi Mimika masih tinggi diatas 635 per-100.000 kelahiran.

“Dengan demikian, melalui lintas sektor diharapkan semua sepakat dan kedepan akan ada tim kecil yang keroyokan program menurunkan angka kematian pada ibu dan balita serta penanganan dan pencegahan stunting,” bebernya.

Dikemukakan, tim besar sudah dibentuk Bupati Mimika tahun lalu. Sehingga pihaknya hanya membentuk tim kecil yang lebih fokus pada kampung atau distrik yang menjadi lokus pada ketiga persoalan kesehatan tersebut.

“Masalah ibu dan balita ada hubungan dengan semua OPD sehingga dalam pertemuan ini ada Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Peternakan yang nantinya akan dikoordinir oleh Bappeda,” tukasnya.

Tim kecil ini akan turun melakukan advokasi bersama di kelurahan atau kampung yang mengalami tiga masalah kesehatan itu.

Soal ibu melahirkan atau balita mengalami kematian menjadi masalah karena anak lebih dari empat, usia melahirkan terlalu tua, atau kawin terlalu muda.

“Untuk itu advokasi ke kantong-kantong lokus ini menjadi sangat penting dengan lintas sektor sehingga cita- cita bersama untuk menurunkan angkanya bisa tercapai,” tuturnya.(mar)

INFO IKLAN 0812-3406-8145
PODCAST #13 CORONA ANCAMAN USAI PESTA