Jenazah Pendulang Terbawa Banjir Dimakamkan Siang Ini, SAR Timika Ingatkan Bahaya Aktivitas di Sungai

by -
IMG 20210614 WA0024
George L. Mercy Randang S.IP.M.A.P

Timika, fajarpapua.com – Kepala Kantor SAR Timika George Mercy Randang mengingatkan semua pihak yang beraktivitas di sungai maupun laut agar memperhatikan keselamatan kerja. Selain itu, sebelum beraktivitas hendaknya memonitor perkembangan cuaca.

“Harus selalu hati-hati dalam beraktivitas di sungai atau laut. Untuk perusahan pelayaran yang di laut hendaknya berkoordinasi dengan BMKG tentang perkembangan cuaca,” ungkap George.

Sementara jenazah Fransiskus atau yang biasa disapa Ancik, seorang pendulang asal Manggarai, Flores, NTT yang dilaporkan terbawa banjir di kali Mile 36, areal pendulangan, Mimika, dimakamkan Senin siang di pemakaman umum SP 1.

Ketua KKBM Mimika Kristoforus Luruk mengingatkan semua pendulang khususnya asal Manggarai agar berhati-hati dalam bekerja.

“Utamakan keselamatan, jangan karena kerja cari uang kalian abaikan keselamatan,” pesannya di rumah duka, Minggu malam.

BACA JUGA:  Ditinggal Pacar Nikah, Supir Depot Air di Timika Hendak Bunuh Diri dari Atas Tower Telkomsel Setinggi 43 Meter

Ia menyayangkan kejadian serupa yang selalu terulang.

Korban ditemukan tersangkut di kayu Kali Mile 32l5.

Korban yang biasa dipanggil Ancik terbawa banjir saat hendak pulang ke Kota Timika Minggu (15/8) pagi.

Willbrodus Mbor, seorang warga Manggarai yang pertamakali mendapat kabar tersebut saat dikonfirmasi fajarpapua.com, Minggu siang mengemukakan, sesuai laporan saat itu korban bersama kakaknya menyeberang kali Mile 36.

“Habis hujan tadi mereka mau turun ke kota nyebrang kali Mile 36. Pas mereka nyebrang, sampai pertengahan kali, yang Ancik ini terbawa arus, sedangkan satunya selamat berenang ke pinggir,” ungkap Wilbrodus.

Dikatakan, saat menyebrang kali, keduanya menggunakan binen dan gerobak. Korban terbawa bersama binen menuju arus bawa yang sangat deras.(red)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.