Kebakaran Hebat di Bandara Sentani, Massa Bakar Rumah Yanto, 8 Ruko dan Mapolsek Ikut Terbakar

by -
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs AM Kamal.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs AM Kamal.

Timika, fajarpapua.com – Kebakaran hebat terjadi di kawasan Bandara Sentani Senin (6/9) malam. Diduga bermula dari penyerangan oleh sekelompok massa yang berjumlah sekitar 15 orang.

Subbid Penmas Bid Humas Polda Papua melalui release yang diterima fajarpapua.com mengungkapkan aksi penyerangan bertempat di kediaman Yanto Ondi belakang Mapolsek Kawasan Bandara Sentani.

Penyerangan dilakukan oleh massa dari masyarakat Kampung Sireh berjumlah sekitar 15 orang. Massa mulai menyerang rumah kemudian melakukan pembakaran tepat di depan rumah Yanto.

Selanjutnya sekitar pukul 23.55.WIT, anggota piket jaga Polsek Kawasan Bandara dipimpin Kanit Bimas Aipda Abang tiba di TKP untuk berupaya melerai massa tetapi gagal karena jumlah massa banyak serta membawa alat tajam.

Emosi massa semakin menjadi sehingga membakar langsung rumah Yanto, sebelumnya hanya membakar di depan rumahnya.

Api terus membesar hingga merambat ke 8 Ruko yang berada di sebelahnya. Bahkan Mapolsek Kawasan Bandara Sentani juga ikut terbakar.

Seluruh pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api. Namun api sulit ditaklukkan.

Dijelaskan unit pemadam dari Damkar Kabupaten Jayapura, Water Canon Polres Jayapura dan Damkar Bandar Udara Sentani.

Api berhasil padam sekitar pukul 01.35 WIT, terlihat semua bangunan yang terbakar ludes menjadi abu, tersisa puing-puing reruntuhan tembok.

Menanggapi kejadian tersebut, Personel Polres Jayapura dipimpin langsung oleh Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.IK., MH berniat melakukan penangkapan pelaku, diduga berinisial YE (49 tahun) di Kampung Sereh, Distrik Sentani, Jayapura.

Setibanya di rumah YE, anaknya mengaku bahwa YE berada di kediamannya yang di Jl. Pos 7 atas, akhirnya ditempat tersebut Polisi berhasil menangkap pelaku. Ye dibawa ke Mapolres Jayapura untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya. Kejadian dipicu pemasangan panggung gebyar PON XX Papua di lapangan makam Theys Eluay, tetapi Iryanto H Ondi (38) tidak terima kemudian menegurnya. Pemasangan baliho tersebut tanpa ijin dari pemilik tanah.

Pelaku kemudian mengumpulkan masa berjumlah 15 orang untuk mendatangi rumah Yanto, pelaku mengaku menyerang kemudian membakar rumah korban.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal SH mengatakan, kasus ini ditangani oleh Polres Jayapura. Dia menghimbau kepada warga agar tidak terpancing dengan isu-isu supaya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak terganggu.

“Serahkan kasus ini kepada Kepolisian, karena kasus ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Sementara itu, untuk situasi dan kondisi di wilayah Hukum Polres Jayapura saat ini sudah aman dan kondusif,” pungkasnya. (rul/feb)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.