Kasus Aktif Covid-19 di Papua Barat Tersisa 22 Orang

by -
Juru bicara Satgas COVID-19 Papua Barat dokter Arnold Tiniap
Juru bicara Satgas COVID-19 Papua Barat dokter Arnold Tiniap

Manokwari, fajarpapua.com – Satuan tugas (Satgas) COVID-19 Papua Barat menyebutkan, kasus aktif COVID-19 di provinsi ini mengalami penurunan drastis hingga tersisa 22 orang, Minggu (31/10).

Juru bicara Satgas COVID-19 Papua Barat dokter Arnold Tiniap di Manokwari mengatakan, perkembangan COVID-19 di Papua Barat hari ini tidak ada tambahan kasus positif, hanya tambahan satu pasien sembuh dari COVID-19 dari kabupaten Sorong.

“Hingga akhir Oktober ini kesembuhan pasien di Papua Barat mencapai 98,4 persen atau sebanyak 22.712 orang dari 23.089 total orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 selama pandemi,” ujar Tiniap.

banner 300250

Arnold Tiniap mengatakan, 22 kasus aktif COVID-19 di Papua Barat saat ini berasal dari 8 kabupaten dan kota, di antaranya Kaimana 7 orang, Manokwari 4, kota Sorong 4, Kabupaten Sorong 3, dan Sorong Selatan 1, Fakfak 1, Bintuni 1 dan Teluk Wondama 1 orang.

BACA JUGA:  Prancis Akan Umumkan Kebijakan Baru Terkait COVID-19

“Lima kabupaten lainnya saat ini nol kasus COVID-19, yaitu Raja Ampat, Manokwari Selatan, Tambrauw, Maybrat dan Pegunungan Arfak,” kata Arnold Tiniap.

Dia juga melaporkan tambahan satu kasus meninggal dunia akibat COVID-19 berasal dari kabupaten Manokwari, sehingga total kasus meninggal dunia akibat COVID-19 di provinsi ini mencapai 355 orang, atau 1,5 persen dari total kasus positif.

Tiniap mengatakan, bahwa pengetatan protokol kesehatan dan imbauan vaksinansi COVID-19 masih terus digalakkan, meski kurva kasus positif Corona melandai di daerah ini.

“Satgas COVID-19 bersama TNI dan Polri di daerah terus bersinergi mengajak masyarakat taat protokol kesehatan, serta mengikuti vaksinasi COVID-19, untuk terbentuknya kekebalan kelompok di 13 kabupaten dan kota,” kata Arnold Tiniap. (ant)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.