BERITA UTAMAMIMIKA

Kematian Akibat Covid-19 di Mimika Bertambah Jadi Sembilan Orang

cropped cnthijau.png
17
×

Kematian Akibat Covid-19 di Mimika Bertambah Jadi Sembilan Orang

Share this article
Direktur RSUD Mimika dr Antonius Pasulu
Direktur RSUD Mimika dr Antonius Pasulu

Timika, fajarpapua.com – Kasus kematian pasien COVID-19 setelah menjalani perawatan di RSUD Mimika, Papua selama periode Februari hingga awal Maret ini bertambah menjadi sembilan orang.

Direktur RSUD Mimika dr Antonius Pasulu di Timika, Minggu, mengatakan pasien terakhir yang meninggal dengan COVID-19 pada Sabtu (5/3) pagi merupakan orang dengan usia lanjut, berusia 73 tahun, berjenis kelamin laki-laki.

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

“Rata-rata pasien dengan COVID-19 yang meninggal memiliki penyakit penyerta,” ujar Antonius.

Saat ini RSUD Mimika masih merawat 18 pasien COVID-19, selain itu terdapat beberapa pasien yang masih menunggu hasil pemeriksaan PCR yang juga masih dirawat.

Sejauh ini pihak RSUD Mimika belum bisa memastikan apakah para pasien COVID-19 yang sedang dirawat itu terpapar varian baru omicron atau varian delta.

Beberapa waktu lalu RSUD Mimika telah mengirim beberapa sampel usap tenggorokan dan hidung dari para pasien COVID-19 yang dirawat ke Jayapura.

“Sampai sekarang belum ada hasil dari Jayapura karena masih menunggu pengiriman reagen dari Jakarta. Sedangkan untuk varian delta yang dikirim sampelnya sejak tahun lalu, hasilnya baru saja keluar dan semuanya 100 persen merupakan varian delta,” jelas Antonius.

Sejak Januari hingga 4 Maret 2022, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang diperiksa mesin PCR RSUD Mimika sebanyak 538 orang.

Dari jumlah itu, 90 orang harus menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Mimika, sementara sisanya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan pengawasan oleh petugas medis RSUD Mimika.

Meski tren kasus COVID-19 di Mimika kini cenderung menurun, Antonius berpesan agar warga setempat tetap waspada dengan mematuhi dan menegakkan protokol kesehatan serta melakukan vaksinasi lengkap baik dosis pertama, dosis kedua maupun dosis penguat (booster).(ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *